Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Tawarkan Kerjasama dengan Tunisa dan Yordania

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_38424.jpg

    BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerima kedatangan duta besar dari Tunisia dan Yordania di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (10/7/2020). Usai pertemuan, Ridwan Kamil menyebutkan telah menawarkan banyak kerjasama diantara kedua delegasi tersebut.

    Dalam perbincangan singkat dan akrab, utusan negara asing itu menyatakan sangat terkesan dengan Jabar khususnya Bandung yang menjadi ibukota pelaksanaan Konferensi Asia Afrika (KAA) itu.

    Jabar khususnya Bandung ternyata sangat terkenal di Timur Tengah, mereka juga terinspirasi luar biasa dalam membangun bangsanya dari penyelenggaraan KAA di Bandung pada bulan April tahun 1955 itu.

    Menurut gubernur, kedatangan dua delegasi ini untuk memulai kembali proses baru yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik. Pasca Covid19, kerjasama Jabar dengan dua negara ini akan kembali dilanjutkan.

    Ia memberikan buku kepada keduanya yang berisi tentang peluang investasi di Jabar yang nilainya mencapai Rp600 triliun. Baik itu dalam bentuk kerjasama bidang kesehatan, ekonomi hingga pariwisata.

    "Saya juga menerima produk kosmetik yang berasal dari laut mati buatan mereka, " jelasnya.

    Dubes Tunisia untuk Indonesia H.E Riadh Dridi mengatakan sangat tertarik dengan tawaran kerjasama dari gubernur. Ia mengatakan siap untuk menjajaki kerjasama lebih erat untuk bidang kesehatan dan pariwisata.

    "Juga kerjasama peningkatan kebudayaan antara negara-negara islam. Khusus untuk Jabar akan dilaksanakan pertukaran pelajar," jelasnya.

    Sementara Dubes Yordania mengakui tahun 2021 nanti, akan genap kerjasama erat dengan Indonesia telah mencapai 70 tahun. Ia berharap kedatangannya ke Jabar kembali mempererat kerjasama terutama dengan Kota Bandung sebagai pusat KAA.

    "Banyak kesempatan untuk kembali dibangun," katanya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus