Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Dorong Pembangunan Sentra Batik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/32owaIMG_8479.jpg
    Pemprov. Jabar, melihat kondisi yang ada dimana produk batik kian berkembang, saat ini ,mendorong pembangunan sentra batik, apalagi kini sentra batik baru ada di Cirebon, ungkap Wagub Jabar, H Dede Yusuf dalam keterangannya kepada wartawan di sela-sela kegiatan pembukaan bulan batik yang diselenggarakan oleh YBJB, di Batik Komar, Jalan Cigadung Kota Bandung (31/1).
     
    Wagub, lebih lanjut memaparkan pembangunan sentra batik patut untuk didorong, mengingat kendati sudah ada di Cirebon, dilihat dari area yang ada belum mengakomodir potensi batik karena batik yang dihasilkan kini tak hanya di wilayah Cirebon saja, tetapi di beberapa daerah di Jabar batik sudah berkembang cukup pesat, diantaranya Kabupaten Garut, Tasikmalaya dan Cimahi serta daerah-daerah lainnya.
     
    Alasan perlu dibangunnya sentra batik, karena batik mempunyai nilai histori kultural dan sekaligus mengandung nilai seni. Batik diharapkan menjadi kebanggaan bangsa. Harapannya, produk batik yang dibuat harus dibuat dengan memperhatikan aspek estetis. 
     
    Dalam pencanangan Bulan Batik yang diselenggarakan YBJB, ada dua inovasi baru yang diluncurkan yaitu batik motif Maung Bandung dan Cap Gedung Sate. Gagasan tersebut, layak diapresiasi. Harapan berikutnya, dapat mendorong kesejahteraan kepada masyarakat.
     
    Pengembangan produk batik, dari sisi pembangunan ekonomi jelas potensial, Di Indonesia jumlah pengrajin batik telah mencapai 768.000 orang dengan potensi perputaran transaksi ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp. 3 triliun. Untuk di Jabar sendiri, potensi perputaran transaksi ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp. 200 miliar per tahun. 
     
    Dengan mempertimbangkan kenyataan yang ada, ujar Wagub pengembangan produk batik selain dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan sekaligus dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus