Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Klaster Secapa TNI AD Jadikan Pembelajaran

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_38499.jpg

    KOTA BANDUNG - Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah meminta agar kasus klaster baru Covid-19 di Pusat Pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat Kota Bandung, Jawa Barat, dapat dijadikan pembelajaran, sehingga tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

    "Pertama, ketika ada orang banyak, berkumpul dalam satu tempat dan waktu yang sama, terlebih dengan sirkulasi udara yang tidak diketahui baik atau tidak, ini yang akan mempengaruhi laju penularan," katanya.

    Menurut Dewi yang juga merupakan ahli epidemiologi menjelaskan bahwa jika satu orang terinfeksi dalam kondisi tersebut, penyebaran virus SARS-CoV-2 akan terjadi dengan sangat cepat.

    "Seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang berkumpul seperti asrama, boarding school dan pesantren juga memiliki potensi penularan yang mirip dengan apa yang terjadi di Secapa," ucap Dewi, melalui rilis yang diterima www.jabarprov.go.id, Kamis (16/07/2020).

    Dewi menjelaskan bahwa daya tahan tubuh yang baik menjadi hal yang penting untuk mencegah penularan Covid-19 serta potensi penularan dari orang yang tidak bergejala.

    "Daya tahan tubuh ini berperan penting bagi kita jika ingin melawan Covid-19. Daya tahan tubuh yang dimiliki oleh peserta didik dan pelatih yang ada di Secapa membantu mereka dari infeksi virus sehingga tidak ada keluhan berat dan potensi orang yang tidak bergejala sangat tinggi untuk menularkan Covid-19,"  tuturnya.

    Dewi juga menjelaskan bahwa isolasi mandiri yang dilakukan oleh seseorang sangat penting untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, meskipun tidak ada gejala ataupun gejalanya ringan, isolasi mandiri dan perbatasan untuk mobilitas bagi mereka yang terinfeksi itu harus sangat dibatasi.

    "Isolasi mandiri itu penting sekali, seperti apa yang terjadi di Secapa, mereka inisiatif untuk diperiksa dan ketika hasilnya sekian yang positif, langsung semuanya di karantina sehingga dapat mencegah penularan COVID-19 ke luar dari klaster tersebut," jelasnya. 

    Beberapa hal yang patut dijadikan catatan ialah mulai dari pentingnya menerapkan jaga jarak dan menghindari adanya kerumunan karena jarak menjadi faktor yang dapat memicu terjadinya penularan apabila tidak disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus