Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perhatikan 5 Pilar Majukan Desa di Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_38635.jpg

    KAB. CIAMIS- Sebanyak 54 peserta mengikuti Musyawarah Cabang (Muscab) II Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Ciamis Tahun 2020

    Kegiatan yang berlangsung di Hotel Tyara, Kabupaten Ciamis tersebut mengusung agenda utama berupa pemilihan ketua Apdesi Kabupaten Ciamis.

    Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memyatakan dirinya memberikan apresiasi dengan gelaran Muscab II DPC Apdesi Kabupaten Ciamis Tahun 2020 dan menyampaikan selamat atas terpilihnya Kepala Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Ciamis, Yoyo Wahyono, sebagai Ketua DPC Apdesi Kabupaten Ciamis periode 2020-2025. 

    "Saya berharap, ketua terpilih dan tim formasi bisa membawa kemaslahatan bagi warga desa, terutama dalam meningkatkan pembangunan demi kesejahteraan desa-desa di Tatar Galuh," katanya.

    Menurut Wagub, kepala desa merupakan ujung tombak pembangunan dengan alur pembangunan mulai dari pusat sampai ke provinsi, dari provinsi sampai kabupaten/kota, lalu dari kabupaten/kota pelaksananya dan kemudian kepala desa.

    "Kita sebagai pemimpin harus memperhatikan desa karena memperhatikan desa sama dengan memperhatikan kabupaten/kota, provinsi, dan NKRI," ucap Wagub, di acara penutupan Muscab II DPC Apdesi Kab. Ciamis, Selasa (28/07/2020).

    Wagub meminta, para kepala desa untuk memaksimalkan program di desa karena kepala desa merupakan jabatan strategis dalam struktur pemerintahan di Indonesia yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

    "Ada lima pilar utama untuk memajukan desa di Jabar,  pertama, memperhatikan jalan di desa, kedua, memperhatikan listrik di desa, ketiga, jangan lupa untuk menghadirkan irigasi dan air bersih di perdesaan, keempat, ada pola komunikasi dengan teknologi, digitalisasi, masuk ke desa dan kelima, adalah meningkatkan pendapatan aparatur desa dan masyarakat desa. Itu yang harus diperhatikan agar urbanisasi di desa semakin maju," jelasnya.

    Wagub juga berpesan kepada para kepala desa agar bisa mendengar, melihat, serta memperjuangankan apa yang diinginkan oleh masyarakat, sembari menjaga keimanan dan ketakwaan masyarakat yang dipimpinnya.

    "Sehebat apa pun dunia, percuma tanpa kehebatan ukhrawi (akhirat). Maka kami di provinsi memiliki visi Jabar Juara Lahir dan Batin. Karena saran dari kiai adalah kalau bisa berbarengan antara mental dan spiritual. Sehingga di desa pun harus ada keseimbangan pembangunan baik (urusan) dunia maupun ukhrawi," imbuhnya

    Saat ini Jawa Barat memiliki inovasi bernama Desa Juara dengan tiga pilarnya, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC) dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).

    Berkat inovasi tersebut, Indeks Desa Membangun (IDM) Jabar terus meningkat. Status Desa Mandiri di Jabar meningkat dari 98 desa pada 2019 menjadi 269 desa pada Juli 2020.

    Sementara itu, Ketua DPC Apdesi Kabupaten Ciamis Yoyo Wahyono mengatakan, pihaknya berharap Maskara (Mobil Aspirasi Kampung Juara) semakin masif diberikan kepada desa-desa di Jabar, khususnya Ciamis.

    "Untuk Maskara, kalau bisa diberikan secepatnya kepada desa karena ada ketimpangan, ada yang sudah dapat ada yang belum," ucap Yoyo. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus