Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Swab Test Jabar Berhasil Capai 50 Ribu Per Minggu

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39125.jpg

    BANDUNG - Test PCR atau swab di Jabar kini sudah mampu mencapai 50 ribu specimen per minggu. Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil menyebutkan, pemerintah Provinsi Jabar melalui gugus tugas butuh 5 minggu lagi untuk mencapai jumlah tes berdasar standar WHO 1% dari populasi penduduk. Hal itu disampaikan Kang Emil usai rapat gugus tugas Jabar di Makodam III Siliwangi Jl. Aceh Kota Bandung, Rabu (9/9/2020).

    "Alhamdulillah kita sudah mampu mencapai 50 ribu per minggu sesuai standar WHO, jadi kita butuh waktu 5 minggu lagi untuk mencapai 1 persen dari populasi yaitu sekitar 500 ribuan," katanya.

    Berita baik lainnya menurut Kang Emil adalah dengan pemberlakuan PSBM di Kota Bogor, daerah tersebut berhasil menurunkan kasus positif yang sebelumnya sempat naik.

    "Dengan keberhasilan pemberlakuan jam malam di Bogor mungkin ini bisa dicontoh oleh daerah lain yang masih rawan, dan terus sedang kita pelajari," tuturnya.

    Di Jabar sendiri kasusnya menurut Kang Emil memang masih fluktuatif. Baru-baru ini ditemukan ada cluster rumah tangga dan industri, yang sedang dilakukan pelacakan juga.

    "Untuk cluster industri sudah ada kesepahaman dengan manajeman industri yaitu mewajibkan pekerjanya mengisi semacam form kegiatan pribadinya sepulang kerja, agar mudah dilakukan tracing, selain meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan di tempat kerja," papar Kang Emil.

    Menyinggung masalah pergerakan orang dalam perhelatan Pilkada, Kang Emil menyatakan pihaknya sudah mengirim surat teguran kepada berbagai pihak terutama bakal calon yang mendaftar ke KPU karena terbukti banyak yang melanggar protokol kesehatan dalam proses pendaftaran ke KPU masing-masing minggu lalu.

    "Surat tegurannya sudah dikirimkan kepada para bakal calon. Kita juga minta KPU agar lebih tegas menegakan aturan dalam protokol kesehatan sesuai aturan," tegasnya.

    Kang Emil menegaskan, gelaran Pilkada serentak 8 daerah di Jawa Barat jangan sampai menjadi cluster baru penyebaran covid 19. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus