Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lomba Bertutur Tingkatkan Literasi Anak-Anak Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39127.jpg

    KOTA BANDUNG- Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jawa Barat, Ahmad Hadadi langsung memberikan apresiasi terhadap Akram Ziad Nasrullah, yang telah tampil apik mewakili Jawa Barat dalam Grand Final Lomba Bertutur Bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar/Madrasah Ibtida’iyah (SD/MI) Tingkat Nasional Tahun 2020.

    Menurut Hadadi, siswa kelas 5 SD Negeri Kebon Jeruk, Kabupaten Cianjur, tersebut memiliki potensi yang luar biasa dalam mendongeng, karenanya dirinya optimistis para dewan juri pun akan terpukau dengan penampilan Akram. 

    "Saya melihat penampilan Akram cukup atraktif, bisa menjiwai, menyampaikan cerita dengan baik. Dia juga bisa berakting dengan bagus. Bisa berakting sebagai kakek-kakek, nenek-nenek," ucapnya.

    Hadadi mengatakan, lomba bertutur digelar dengan tujuan meningkatkan kemampuan anak-anak dalam mendongeng sehingga literasi anak-anak Indonesia, khususnya di Jawa Barat bisa  tumbuh dengan baik.

    "Supaya anak-anak Jabar memiliki kemampuan menyampaikan narasi, ide-ide, dengan bercerita. Dan anak-anak memiliki kemampuan menggali ilmu pengetahuan dan menyampaikannya secara atraktif kepada teman-temannya," katanya. 

    Lomba bertutur, menurut Hadadi, merupakan salah satu upaya Dispusipda Jawa  Barat untuk membangkitkan budaya mendongeng kepada anak-anak karena dengan berdongeng, anak-anak dapat menangkap pesan moral melalui cerita-cerita yang baik, seperti cerita sejarah asal mula Cianjur yang memiliki pesan moral, yaitu tidak boleh kikir dan harus tolong-menolong. 

    “Kami bangkitkan kembali kebiasaan mendongeng, story telling dengan cerita-cerita yang baik sehingga interaksi antara orang tua dengan anak juga bisa terbangun. Kemudian ada proses pewarisan budaya yang baik sehingga budaya literasi ini bisa menjadi karakter masyarakat Jawa Barat,” jelasnya.

    Hadadi berharap dengan adanya lomba bertutur, anak-anak terangsang untuk mendongeng serta menghimbau para . orang tua di Jawa Barat untuk secara rutin mendongengkan kisah-kisah sejarah Jawa Barat kepada anak-anak.
     
    “Kami berharap agar anak-anak kita punya kemampuan untuk menggali cerita-cerita budaya lokal Jawa Barat. Anak-anak terbiasa untuk melakukan pendalaman-pendalaman kemudian menceritakan kepada teman-temannya dan juga agar mendongeng ini harus menjadi budaya di masyarakat Jawa Barat,” imbuhnya.

    Hadadi menayatakan, mungkin anak-anak generasi sekarang sudah banyak yang tidak merasakan bagaimana nikmatnya diberikan cerita oleh orang tuanya, berdongeng, dan mungkin hal ini suatu saat bisa hilang.

    “Untuk orang tua agar terbiasa menceritakan, mendongeng sebelum anak-anak tidur," ujar Hadadi, di Aula Graha Pustakola Dispusipda Jabar, Rabu (09/09/20). (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus