Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Belanja Makin Mudah Dengan "Pasar Pintar"

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39157.jpg

    KOTA BANDUNG - Masyarakat Kota Bandung saat ini tidak perlu ke luar rumah menuju pasar-pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan pokok. Cukup dengan membuka aplikasi "Pasar Pintar" masyarakat tinggal memiliki kebutuhan mana yang diperlukan.

    Menurut Walikota Bandung, Oded M. Danial dengan aplikasi "Pasar Pintar" berbasis Android ini memudahkan masyarakat untuk belanja ke pasar secara online, sehingga kerumunan di pasar-pasar tradisional bisa dikurangi.

    “Saya berharap hadirnya inovasi ini dapat menjadi sebuah jawaban untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan juga untuk menimalisir penyebaran Covid-19, agar pandemi di Kota Bandung dapat terkendali,” ucapnya.

    Menurut Walikota, hingga saat ini, sudah ada 25 pasar yang sudah terhubung dengan aplikasi ini sehjngga warga tinggal memilih pasar yang terdekat dengan rumahnya.

    "Beberapa pasar yang sudah terhubung di antaranya Pasar Kosambi, Pamoyanan, Simpang Dago, Astanaanyar, Kordon, hingga Pasar Ujungberung," kata Walikota, usai meresmikan aplikasi "Pasar Pintar" Kota Bandung di Taman Dewi Sartika, Jumat (11/09/2020).
     
    Masyarakat yang akan menggunakan aplikasi ini sangat mudah karena bisa diunggah di Google Playstore. Dan setelah mendaftar, pengguna bisa langsung memilih pasar terdekat serta memilih sayuran atau belanjaan lain yang akan dibeli. 

    Setelah memilih barang yang akan dibeli, pengguna akan diarahkan pada menu pembayaran, bisa melalui transfer bank atau membayar di rumah. Dan belanjaan pun akan diantar oleh kurir dalam kisaran waktu satu jam setelah pembayaran.

    Di sisi lain dengan aplikasi "Pasar Pintar" para pedagang pasar juga diuntungkan karena tetap bisa terhubung dengan konsumen melalui aplikasi tersebut.

    Halnya dikemukakan Rudi, salah seorang pedagang Pasar Balubur yang menjadi mitra aplikasi ini. Menurutnya, inovasi ini sangat membantu pedagang untuk mendapatkan penghasilan.

    “Selama pandemi ini sangat berpengaruh terhadap penghasilan kami. Penjualan menurun drastis. Kami bersyukur ada aplikasi ini, saya sangat terbantu,” tutur Rudi.

    Rudi berharap, aplikasi ini bisa digunakan secara jangka panjang, mengingat pandemi Covid-19 ini tidak tahu sampai akan akan berakhir.

    “Kalau aplikasi ini berjalan kami sangat bersyukur,” ucapnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus