Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tekan Kasus Covid-19, Bogor Ciptakan Dua Unit Inovasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39212.jpg

    KOTA BOGOR- Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah, baik Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kota dan Kabupaten dalam upaya untuk menekan angka kasus Covid-19 yang hingga saat ini kasusnya masih relatif tinggi.

    Halnya yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor dengan membentuk Unit Edukasi dan Unit Pengawasan Covid-19 Kota Bogor yang dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat.

    Dua unit hasil inovasi Pemerintah Daerah Kota Bogor melalui Gugus Tugas Kota Bogor itu nantinya akan berkeliling untuk memberikan edukasi terkait pandemi Covid-19 serta melakukan pengawasan langsung terhadap masyarakat.

    Gubernur mengatakan, unit edukasi dan unit pengawasan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari sejarah bahwa Kota Bogor tercatat melakukan inovasi demi mencari cara-cara baru dalam perang melawan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19.

    “Mudah-mudahan melalui inovasi tersebut pandemi Covid-19 di Kota Bogor bisa terkendali,” kata Gubernur, di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor, Selasa (15/09/20). 

    Adapun dalam unit edukasi, terdapat peran tokoh-tokoh agama, kiai, anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), hingga survivor Covid-19 yang tergabung sebagai relawan Temanco, yang semuanya berjuang sama-sama untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat Kota Bogor.

    Sosok-sosok tersebut dipilih sebagai kategori tokoh yang didengar oleh masyarakat. Merujuk hasil survei oleh Pemerintah Daerah Kota Bogor, penyampai informasi edukasi seputar Covid-19 yang didengar oleh masyarakat adalah tenaga kesehatan, dokter dan ahli agama serta tokoh pemuda masyarakat. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus