Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harapan Gubernur Terhadap Inovasi Dari Kota Bogor

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39213.jpg

    KOTA BOGOR- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto,  melakukan pengecekan secara langsung implementasi dari Unit Edukasi dan Unit Pengawasan Covid-19 Kota Bogor yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Bogor.

    Dalam pantauannya Gubernur menyatakan bahwa ada para orang tua yang sudah sepuh (nenek-nenek) yang tugasnya memantau untuk mengingatkan protokol kesehatan, dengan aktivitas di level RW serta mengecek langsung implementasi Unit Edukasi di salah satu kafe, yang dinilainya cukup baik.

    “Ada beberapa rumah ibadah ditutup dulu, yang merupakan hasil kesepakatan bersama secara musyawarah dan mufakat,” kata Gubernur, usai melantik Unit Edukasi dan Unit Pengawasan Covid-19 Kota Bogor, di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor, Selasa (15/09/20). 

    Saat meninjau langsung, Gubernur  juga memastikan bahwa pasien yang tengah melakukan isolasi mandiri di Kota Bogor disuplai makanan oleh Unit Pengawasan serta dibantu terkait kebutuhan aktivitas harian oleh RW setempat.

    “Inovasi dari Bogor (unit edukasi dan unit pengawasan) ini In Shaa Allah akan kita implementasikan di 27 kab/kota se-Jabar,” ucapnya.

    Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan, tim dalam Unit Edukasi diberi nama "Merpati", sebagai pemberi informasi kepada masyarakat tentang Covid-19. Tim dalam Unit Pengawasan diberi nama "Elang", karena harus memiliki mata yang tajam untuk memantau setiap pergerakan warga.

    "Kebersamaan saling menjaga adalah satu-satunya syarat untuk menang melawan Covid-19. Bersama melakukan edukasi kepada masyarakat dengan melibatkan para kiai, tokoh agama, para anggota IDI, dan juga alumni Covid-19,” ujarnya.

    Bima menambahkan, masyarakat juga harus ikut melakukan pengawasan di lapangan secara langsung untuk memastikan tidak ada pelanggaran protokol kesehatan di lingkungannya.

    "Di situlah peran tokoh pemuda penting untuk berkeliling memastikan tidak ada pelanggaran protokol kesehatan di lingkungannya," imbuhnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus