Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Masyarakat Garda Terdepan Melawan Covid-19

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39255.jpg

    KOTA BANDUNG- Kasus covid-19 telah membuat tenaga kesehatan menghadapi risiko beban kerja yang tinggi, termasuk terkena Covid-19 hingga menimbulkan kematian. Demikian dikemukakan Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander Kaliaga Ginting, saat membacakan sambutan Menteri Kesebatan di Puncak Peringatan Hari Keselamatan Pasien Dunia secara nasional di RSUP dr. Hasan Sadikin, Kamis (17/09/2020).

    "Pada 17 Juni 2020 dilaporkan 177 dokter terkena Covid-19, 115 dokter di Indonesia meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 yang merupakan angka tertinggi di Asia. Sedangkan PPNI mencatat sebanyak 76 perawat meninggal dunia," ucapnya.

    Menkes mengimbau, pada kondisi saat ini sangat penting memberikan pelayanan yang memenuhi standar keselamat pasien sehingga dibutuhkan komitmen dari manajemen dan seluruh tenaga kesehatan serta perlunya keterlibatan masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19. 

    "Hari Keselamatan Pasien Sedunia ini menjadi momentum penting untuk menjadikan keselamatan petugas kesehatan sebagai prioritas yang berjalan seiring dengan keselamatan pasien," katanya.

    Menkes mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19 dengan meningkatkan promosi kesehatan di berbagai media serta lingkungan masing-masing.

    “Kita harus segera bertransformasi, jika selama ini petugas kesehatan sebagai garda terdepan, kini saatnya mengerahkan seluruh lapisan masyarakat menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19," ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Utama RSHS, dr. R. Nina Susana Dewi, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan karena telah memilih RSHS sebagai tempat puncak peringatan Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2020.

    Menurut Nina, jumlah tenaga kesehatan RSHS yang tertular Covid-19 relatif sedikit dan tidak ada yang berat, karenanya pihaknya menghimbau kepada seluruh pegawai dan tenaga medis RSHS agar selalu memegang prinsip tidak tertular dan tidak menularkan. 

    “Kita bisa melalui ini bila kita memiliki sistem mutu yang baik. menggerakan seluruh komponen bangsa untuk bersinergi, berusaha untuk memberikan yang terbaik dari apa yang kita bisa untuk bangsa dan negeri ini,” ungkapnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus