Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    FKPA dan Warga Ciparay Gelar Panggung Budaya, dan Pembersihan Sampah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_3759.jpg

     

    KAB. BANDUNG – Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) dan warga bahu membahu membersihkan sampah di sekitar kota Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Sabtu (11/2). Tidak hanya membersihan sampah saja, FKPA juga menggelar panggung budaya di alun-alun Kecamatan Ciparay, dengan menampilkan Celempungan, Karinding, dan juga pagelaran wayang golek modern, dengan dalang Dede Candra Sunarya, cucu dari Asep Sunandar Sunarya.
     

    “Intinya kita ingin mengugah kesadaran warga untuk bebersih di manapun tempatnya, baik di lingkungan rumah, maupun di ruang-ruang publik seperti alun-alun ini. Paling tidak, kita selalu mengingatkan lah bahwa sampah akan tetap menjadi masalah selama kita tidak bisa mengelolanya bahkan sejak dari rumah tangga” ujar Sekjen FKPA Kabupaten Bandung, Dani Dardani.


    FKPA dan warga sekitar kota Kecamatan Ciparay, tidak hanya memungut dan mebersihkan sampah di yang berserakan, tetapi juga mencabuti pamflet-pamflet iklan yang dipaku di pohon-pohon. Puluhan famplet berhasil dikumpulkan dan bersama dengan sampah lainnya dikumpulkan di tengah alun-alun Ciparay.


    “Penempelan famplet di pohon, apakah itu iklan produk, kampanye calon kepala daerah, jelas merusak lingkungan apalagi dengan cara dipaku. Mereka yang masang famplet itu kan orang sekolahan, sakola tapi teu nyakola” katanya.
    Di panggung budaya yang didirikan di sisi timur alun-alun Ciparay, selain orasi yang dilakukan para aktifis lingkungan dari FKPA, orasi juga dilakukan Muspika setempat, seperti Camat, Kapolsek dan Danramil Ciparay.

    Menurut Dani, kegiatan serupa akan terus dilakukan di beberapa kota Kecamatan di Kabupaten Bandung, seperti Baleendah, Banjaran, dan Soreang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus