Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Len Aplikasikan Pompa Air di Desa Rabeka, Mudahkan Warga Mendapat Air Bersih

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39420.jpg

    BANDUNG – Desa Rabeka yang dihuni 1.650 warga terletak di Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat membutuhkan air bersih, terlebih lagi setelah kemarau yang berkepanjangan saat ini.

    Desa Rabeka termasuk daerah rawan air bersih, sehingga warga desa harus menggotong kiloan meter dari sumber air, atau membeli air bersih seharga Rp5.000 per 10 liter. Itu pun dibatasi, setiap kepala keluarga hanya bisa membeli maksimal 60 liter dalam sehari. Biaya pengeboran sumur sangat mahal dan jika menggunakan genset biaya operasionalnya juga tinggi.

    Melihat kondisi tersebut, Linus Andor Mulana S., Direktur Operasi I PT Len Industri beberapa waktu yang lalu menginstruksikan agar dapat memberikan bantuan peralatan berupa pompa air tenaga surya kepada Desa Rabeka.

    Oleh karenanya, Len Industri memasang perangkat pompa air tenaga surya dan kini sudah berfungsi dengan baik menghasilkan air bersih untuk warga desa. Lokasi pembangunan sumur bor terletak di Desa Rabeka, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT pada koordinat  10° 9'49.30"S    124° 4'0.22"T.

    Ibu Tertuliana Tanio Ulimano salah seorang warga Dusun Lima, Desa Rabeka mengatakan setiap hari membeli air 3 jerigen Rp10.000 sebelum ada bantuan ini.

    “Kami sangat berterimakasih karena kami senang, kami mendapat bantuan dari PT Len Industri. Karena masyarakat kesusahan (air bersih) sejak bertahun-tahun,” ujar Yakub Ulimano warga desa lainnya.

    “Selain membeli air, untuk memenuhi kebutuhan air bersih biasanya warga harus memikul air jauh  berkilo-kilo meter. Tapi sekarang bisa lebih mudah mendapatkan air bersih, sudah dekat,” ujar Eman, personil Len dari Bandung yang ditugaskan memasang pompa tenaga surya di Desa Rabeka.

    Pompa air submersible dipasang dalam sumur berkedalaman 80 meter dengan daya yang disuplai dari modul surya berkapasitas 1.000 watt buatan Len, mampu menghasilkan debit air 10 meter kubik setiap harinya. Sistem pompa ini tidak menggunakan baterai, sehingga hanya pada saat siang hari saja berfungsi menyedot air dari sumur untuk digunakan atau ditampung dalam 2 buah toren berkapasitas 5.500 liter per torennya.

    Tim yang dikoordinatori Eman juga memberikan pelatihan kepada masyarakat  setempat agar bisa dapat merawat pompa tenaga surya secara mandiri.

    Pada tahun 2015, PT Len Industri telah membangun IPP (Independent Power Producer) PLTS berkapasitas 5MWp di Desa Oelpuah, Kupang Tengah NTT, yang listriknya disalurkan kepada jaringan listrik PLN. Namun begitu, jaringan listrik yang sudah ada sekarang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan energi listrik seluruh masyarakat di sana. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus