Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PT PN VIII Kembangkan Destinasi Wisata

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_40201.jpg

    KOTA BANDUNG- Lahan-lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PN) VIII yang berlokasi di Ciater merupakan salah satu dari 76 obyek wisata yang ditawarkan kepada investor dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2020. 

    Direktur PT PN VIII, Mohammad Yudayat mengatakan, pemandangan kebun teh yang memesona dapat dioptimalkan dengan sejumlah pembangunan fasilitas sehingga hamparan kebun teh akan memiliki nilai tambah dengan konsep agrowisata. 

    "Bisnis utama kami adalah komoditas, yaitu teh, sawit dan karet. Sekarang kami lihat ada kesempatan lain. Ada aset-aset kami yang optimalisasinya rendah, dan bisa kami kembangkan menjadi destinasi wisata," katanya. 

    Menurut Yudayat, PT PN VIII mengelola lahan ribuan hektare untuk berbagai komoditas, dimana  90 persen lahan PT PN VIII berada di Jawa Barat yang mayoritas lahan yang dikelola PT PN VIII menyajikan keindahan alam dan menyimpan sejarah. 

    "Kami akan mengembangkan lahan di Ciater lewat kerja sama dengan berbagai skema tujuannya agar hamparan kebun di Ciater memiliki nilai ekonomi di sektor pariwisata tanpa mengubah fungsi lahan," ucapnya. 

    Yudayat menyatakan, selain pemandangan, ada nilai sejarah di lahan milik PT PN, salah satunya Boscha yang merupakan lencetus pembangunan teropong bintang yang dimakamkan di lahan milik PT PN. 

    "Sejarahnya tinggi. Kami pernah mendapatkan wisatawan mancanegara ingin duduk santai sambil minum teh dan diceritakan sejarah kebun teh yang ada," ujarnya. 

    Dalam WJIS 2020, PT PN VIII menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Jaswita Jabar terkait pengembangan Ciater Agrotourism. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus