Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bandung Raih Penghargaan dari Komisi Informasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_40446.jpg

    KOTA BANDUNG- Pemerintah Kota Bandung meraih penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sebagai Badan Publik Informatif Tahun 2020 Tingkat Jawa Barat dengan Kategori Pemerintah Kabupaten Kota.

    Penghargaan tersebut diberikan lansung oleh Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, di Gedung Sate.

    Menurut Walikota,  penghargaan ini menjadi indikator bahwa Kota Bandung terus berupaya dalam mengelola keterbukaan publik karena keterbukaan informasi merupakan bagian yang terpenting dalam pelayanan publik. 

    "Alhamdulilah kita terus lakukan sehingga mendapatkan penghargaan,” kata Walikota, usai menerima penghargaan di Gedung Sate, Kamis (03/12/2020).

    Walikota berpesan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk terus mempertahankan serta terus berinovasi. 

    “Titip pesan ke Diskominfo agar harus tetap memperkuat serta membuat inovasi. Agar informasi mengenai Pemerintah Kota Bandung dalam pembangunannya sampai kepada masyarkat," ucapnya.

    Walikota berharap, masyarakat bisa melihat apa saja yang sedang diakukan di Kota Bandung, dalam pembangunan juga transparansi yang akuntabel dimana   struktur pengelolaanya juga harus tersampaikan sehingga memiliki Open Government menjadi trigger bagi yang lain. 

    “Struktur pengelolaan informasi harus sampai ke wilayah. PPID pembantu harus diperkuat, agar masyarakat dengan pemerintah memiliki komunikasi yang bagus. sehingga Kota Bandung  memberikan contoh Open Goverment,” imbuhnya.

    Sementara itu,  Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Ijang Faisal mengungkapkan, pada tahun 2013 Komisi Informasi Jabar secara rutin mengevaluasi keterbukaan informasi pemerintah kabupaten kota dan juga badan publik lain di Jabar. 

    "Tingkat partisipasi badan publik dilihat pada pengembalian kuisioner. Pada tahun ini dari 118 badan publik, yang mengembalikan 73 badan publik atau sekitar 61,02 persen,” ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus