Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BKKBN Jabar Kini Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_40771.jpg

    BANDUNG - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat (Jabar) mendapat predikat baru sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) melalui penganugerahan yang dihelat secara virtual belum lama ini. 

    BKKBN Jabar menjadi salah satu dari 763 unit kerja mendapatkan predikat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Indonesia. Penghargaan ditetapkan oleh, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

    Di lingkungan BKKBN, tercatat hanya lima unit kerja yang berhasil mendapat predikat prestisius pelayanan publik tersebut. Selain Perwakilan BKKBN Jabar, empat unit kerja lain meliputi Direktorat Keluarga Remaja, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, dan Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat. 

    Sebelumnya, Kementerian PANRB melakukan evaluasi terhadap 3.691 unit kerja layanan dari 70 kementerian dan lembaga, 20 pemerintah provinsi, dan 161 pemerintah kabupaten dan kota yang diusulkan dalam zona integritas (ZI). Evaluasi tersebut menghasilkan unit kerja yang menerima predikat WBK dan WBBM.

    Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Kusmana mengaku bangga bisa meraih predikat prestisius tersebut. Predikat ini menjadi bukti bahwa kerja kerasnya dalam memberikan pelayanan kepada keluarga Jawa Barat selama setahun mendapat pengakuan pemerintah. Lembaga yang dipimpinnya dianggap sukses membangun komitmen kuat sekaligus mewujudkan pelayanan terbaik yang terbebas dari korupsi. 

    “Tentu ini kebanggaan bagi kita semua di BKKBN Jawa Barat. Ayah sangat berterima kasih kepada anak-anak Ayah, seluruh pegawai BKKBN Jawa Barat, yang sudah menunjukkan tekad kuat untuk mewujudkan zona integritas wilayah bebas korupsi ini,” kata Kusmana yang di kalangan dekatnya kerap disapa Ayah Uung tersebut, Kamis (31/12/2020).

    Uung menjelaskan, WBK merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam mengimplementasikan enam area perubahan program reformasi birokrasi serta telah mampu mencegah terjadinya KKN. Enam area perubahan tersebut terdiri atas manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

    Sedangkan WBBM adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam mengimplementasikan enam area perubahan program reformasi birokrasi serta telah mampu mencegah KKN dan bisa memberikan pelayanan prima. Tidak berhenti sampai di situ, pimpinan unit kerja pelayanan serta jajarannya dipastikan harus sudah melakukan berbagai perbaikan internal organisasi secara nyata, sistematis, dan berkelanjutan.

    “Perbaikan yang dilakukan BKKBN Jawa Barat salah satunya dengan mengembangkan inovasi pelayanan berupa aplikasi Sikasep: Sistem Informasi Kearsipan dan Persuratan Elektronik Praktis. Aplikasi ini memudahkan pembuatan surat tugas, nota dinas, naskah dinas, dan surat lainnya secara elektronik. Sistem ini memudahkan pelacakan dan pengecekkan sehingga mendorong terjadinya transparansi,” terang Uung. 

    Di sisi lain, Uung menilai predikat WBK menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga besar BKKBN Jawa Barat. Setelah tahun ini mencatat sejarah sebagai zona integritas WBK, maka tahun yang akan datang seharusnya bisa meraih predikat WBBM atau paling tidak mempertahankan predikat wilayah bebas korupsi. 

    “Predikat ini dievaluasi setiap tahun. Bisa naik kelas menjadi WBBM atau stagnan dengan predikat WBK. Bahkan, bukan tidak mungkin bisa turun kelas lagi menjadi tanpa predikat zona integritas. Karena itu, Ayah berpesan kepada anak-anak Ayah untuk terus memacu kinerja menjadi pelayan publik terbaik. Ayah tahun ini memasuki purnatugas. Tugas generasi muda BKKBN Jabar untuk menjaga tradisi hebat dalam memberikan pelayanan publik terbaik,” pungkas Uung. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus