Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hadapi Pandemi Covid, Pemkot Bandung Tambah Ketersediaan Logistik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_40847.jpg

    KOTA BANDUNG- Pandemi Covid-19 diprediksi masih akan berlangsung lama. Akibatnya selain kebutuhan perlengkapan dan peralatan kesehatan harus terus tersedia juga dipastikan akan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan. 

    Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemerintah Kota Bandung melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, terus berupaya menambah kebutuhan logistik bagi masyarakat Kota Bandung.

    Koordinator Pokja Perdagangan dan Sentra Industri Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi, Elly Wasliah mengatakan, persediaan bantuan yang dimiliki Pemkot Bandung sampai dengan per 31 Desember 2020 beberapa barang masih mencukupi, khususnya barang yang merupakan bantuan dari para donatur.

    "Ketersediaan barang yang saat ini masih ada yakni berupa, APD Hazmat 41 pcs, Hand Sanitizer 125 ML 601 botol, Hand Sanitizer 500 ML 45 Botol, Masker Kain 195.350 pcs, Masker Medis 56.500 pcs, Multi vitamin 24 Botol, Vitamin C 248 box, Paket Sembako 410 paket, Sarung Tangan karet 100 pcs, Tenda Chek Point 7 buah dan Termogun 1 buah," ucapnya.

    Elly mengatakan, untuk.ketersediaan vitamin dan masker medis akan menjadi kebutuhan selanjutnya karena Pemkot Bandung tidak mampu apabila semua kebutuhan itu harus mengandalkan APBD Kota Bandung. 

    "Kami mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam penanganan pandemi Covid-19 ini. Yang menjadi kebutuhan 'urgent' yaitu sembako," kata Elly, di Balai Kota Bandung, Kamis (07/01/2021).

    Elly mengungkapkan, sepanjang bulan April hingga Desember 2020 pendistribusian bantuan logistik telah mencapai 80 persen yang artinya sudah cukup banyak bantuan yang Pemkot Bandung diberikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus