Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hijaukan Garis Pantai Garut Dengan Mangrove, Pramuka Harus Jadi Garis Depan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_40976.jpg

    GARUT-Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Garut, Helmi Budiman meminta jajaran Pramuka berada di garis depan dalam upaya penghijauan garis pantai selatan Garut dengan penanaman mangrove. 

    "Saya minta pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Cibalong bersama lembaga lain yang ada di Cibalong dan masyarakat berkolaborasi menjaga apa yang telah kita tanam hari ini," jelas Helmi saat melakukan launching program penanaman 20 ribu pohon mangrove yang dilakukan Taruna Siaga Bencana (Tagana) bantuan dari Kementerian Sosial, Sabtu (16/01/2021).

    Helmi menuturkan, menanam pohon sama dengan membangun optimisme masyarakat. Karenanya, perlu upaya keras untuk menjaga apa yang telah ditanam, karenanya, kolaborasi menjadi sangat penting dalam upaya menjaga tanaman yang ditanam agar tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat banyak.

    Helmi secara khusus memberi amanat kepada Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibalong dan pengurus Pramuka Kwaran Cibalong untuk memonitor rutin pohon mangrove yang telah ditanam.

    "Ketua kwaran saya minta memantau setiap hari, camat seminggu sekali, saya sebulan sekali, saya ingin pastikan yang kita tanam saat ini bisa tumbuh besar," katanya.

    Helmi berharap, Tagana bisa terus melakukan upaya-upaya penambahan jumlah pohon mangrove yang ditanam mengingat panjangnya garis pantai di wilayah Garut Selatan.

    "Saya ucapkan terima kasih ke Tagana, mudah-mudahan bisa terus membantu," katanya.

    Helmi mengingatkan, hutan mangrove di garis pantai selatan Garut, merupakan hutan sancang terbesar yang ada di garis pantai selatan Jawa Barat (Jabar). Namun, hutan mangrove tersebut saat ini terkonsentrasi di wilayah Cagar Alam Sancang.

    "Saya dapat laporan hutan mangrove di Garut itu paling luas, hanya adanya di Sancang, saya ingin ada hutan mangrove di sepanjang pantai Garut Selatan," katanya.

    Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah yang juga Wakil Ketua Bina Muda Kwarcab Kabupaten Garut menyampaikan, 20 ribu bibit pohon mangrove bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Tagana saat ini, rencananya akan disebar ke empat kecamatan yaitu Cibalong, Cikelet, Pamengpeuk dan Mekarmukti.

    Namun, melihat panjangnya garis pantai yang ada, jumlah bibit pohon tersebut masih sangat kurang Karenanya, untuk tahap pertama ini penanaman di konsentrasikan di Kecamatan Cibalong dan Pamengpeuk.

    Ketua Forum Komunikasi Tagana Jabar, Dadang Wahidin menyampaikan, kesuksesan program penanaman mangrove saat ini, akan diikuti oleh program lain dari Kemensos. Karenanya, Dadang sepakat kolaborasi menjadi kunci keberhasilan dari penanaman mangrove saat ini.

    Dadang menuturkan, Tagana pusat memiliki labolatorium mangrove di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah untuk penelitian mangrove. Karena, penanaman mangrove saat ini telah menjadi salahsatu upaya mitigasi bencana alam. (Pemkab Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus