Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Keputusan Penentuan Pahlawan Nasional Sudah Akomodir Usulan Masyarakat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/penghargaan_2625.jpg

     

    Sehubungan dengan telah ditetapkannya Sjafruddin Prawiranegara sebagai Pahlawan Nasional, dalam mekanismenya sudah mengakomodir usulan masyarakat, ungkap Kadis Dinsos Jabar, Tati Iriani dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (8/3).
     
    Tati, lebih lanjut menuturkan untuk menentukan Pahlawan Nasional, usulan bisa dari Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Hal yang pasti, jika suatu daerah sudah mengusulkan seseorang menjadi Pahlawan Nasional, maka orang yang diusulkan sudah disetujui oleh masyarakat di daerah tersebut.
     
    Demikian juga, untuk Sjafruddin Prawiranegara yang diusulkan untuk menjadi Pahlawan Nasional pada tahun 2011, kendati yang bersangkutan dari asal daerah berasal dari Sumatera Barat, itu tidak masalah selama yang bersangkutan diusulkan oleh daerah. Untuk dari Jabar sendiri dalam tahun 2011, mengusulkan beberapa nama disamping Sjafrudin Prawiranegara. Adapun nama lain yang diusulkan : Moh Sanusi, Lasmi Ningrat dan Moh Nuh.
    Untuk mengusulkan nama-nama sebagai Pahlawan Nasional selain mempertimbangkan usulan daerah, juga dilakukan kajian-kajian. Untuk proses kajian tersebut, salah satunya melibatkan ahli sejarah.
     
    Sementara itu, ahli sejarah, Nina Lubis dalam keterangan secara terpisah mengatakan untuk memutuskan usulan Pahlawan Nasional membutuhkan proses yang cukup panjang , untuk penentuan Sjafrudin Prawiranegara sebagai Pahlawan Nasional tercatat untuk penyelenggaraan seminar dalam rangka menjaring aspirasi mencapai 12 kali.
     
    Dalam penentuan syarat seseorang menjadi Pahlawan Nasional, ada beberapa syarat antara lain : mempunyai ide untuk mengangkat martabat bangsa, mempunyai moral yang tinggi, dan tidak menyerah pada musuh.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus