Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub Jabar Terima Audiensi Yayasan Assyafir Jinnat Anaem

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41069.jpg

    KOTA BANDUNG - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum beraudiensi dengan Yayasan Assyafir Jinnat Anaem di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jabar, Kota Bandung, Selasa (26/1/2021). 

    Dalam audiensi bersama yayasan yang bergerak di bidang sosial keumatan ini, Kang Uu dan pembina Yayasan Assyafir Jinnat Anaem, Habib Muhammad Abdullah Sulaeman Albaram asal Oman, membahas program yayasan untuk membangun seribu Masjid di Jabar. 

    "Beliau (Habib Muhammad Abdullah Sulaeman Albaram) merupakan pembina Yayasan Assyafir Jinnat Anaem yang bergerak ke negara-negara Muslim untuk membangun masjid," kata Kang Uu. 

    "Di Jabar, Yayasan Assyafir Jinnat Anaem berencana membangun 1.000 Masjid di atas tanah milik masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. 

    Kang Uu pun menyambut baik program tersebut. Menurutnya, pembangunan masjid-masjid secara masif dan merata di Jabar akan mengakselerasi visi jabar juara lahir dan batin, khususnya di bidang batin untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. 

    Adapun, masjid-masjid yang dibangun oleh Yayasan Assyafir Jinnat Anaem rata-rata berukuran 24x18 meter dengan dua lantai untuk kapasitas dua ribu orang. Saat ini, yayasan tersebut sudah membangun sejumlah masjid antara lain di Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kota Cimahi dan Kota Sukabumi. 

    Dengan silaturahmi antara pihak yayasan dan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar ini, Kang Uu pun berharap kerja sama pentahelix dengan skema Perjanjian Bangun Guna Serah (Build Operate Transfer/BOT) bisa terwujud. 

    "Saya mengucapkan terima kasih, pembangunan masjid mau bekerja sama dengan kami. Karena ada juga komunitas yang membangun masjid tidak berkoordinasi dengan pemerintah. Karena harapan kami, apalagi dana dari luar negeri, harus diketahui (pemda)," kata Kang Uu. 

    "Nanti sasaran pembangunan masjid ditentukan pemerintah provinsi. Jadi nanti bisa terkontrol dan sesuai dengan harapan kita tentang pembangunan yang ada di Jabar ini," ujarnya. 

    Selain membangun seribu Masjid, Yayasan Assyafir Jinnat Anaem juga berencana membangun sumur bor dan minimarket untuk sejumlah pondok pesantren serta pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM). 

    Sebelum ditindaklanjuti dengan pertemuan teknis bersama dinas terkait. Kang Uu menegaskan dirinya akan lebih dulu melaporkan kunjungan Yayasan Assyafir Jinnat Anaem kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil. 

    "Kami lapor Pak Gubernur, kemudian meminta arahan Pak Gubernur apakah ditindaklanjuti secara teknis dari dinas terkait tentang hal ini (kerja sama dengan Yayasan Assyafir Jinnat Anaem)," tutur Kang Uu. 

    Sementara itu, Habib Muhammad Abdullah Sulaeman Albaram lewat penerjemah mengatakan, pihaknya mendirikan Yayasan Assyafir Jinnat Anaem bersama beberapa pengusaha asal Timur Tengah. 

    "Kami mengoordinir dana sosial sesuai program Habib Muhammad Sulaeman yang ingin membuat seribu masjid, seribu sumur bor, seribu filter air, dan seribu Islammart (minimarket)," ucap penerjemah. 

    "Harapannya, kalau di Jabar ada yang betul-betul membutuhkan pembangunan masjid hingga sumur bor, dia siap survei," tambahnya. 

    Yayasan Assyafir Jinnat Anaem pun berharap bisa berkoordinasi dengan Pemda Provinsi Jabar untuk menentukan lokasi yang akan dibangun. "Intinya tujuan ke sini untuk (program) sosial," katanya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus