Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kusmana: borongdong.id Dongkrak Pemulihan Ekonomi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41230.jpg

    KOTA BANDUNG- Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji mengatakan, pihaknya sudah mendata produk-produk UMKM dan pesantren yang tergabung dalam UMKM Juara maupun One Pesantren One Product (OPOP).

    “Lewat pelaku UKM dan pesantren yang terlibat di program UMKM Juara dan One Pesantren One Product (OPOP) telah dihasilkan pelaku usaha unggulan dan potensial untuk didigitalisasi dan dipasarkan secara online.” katanya.  

    Kusmana berharap kepastian pasar dapat mendorong UMKM untuk terus berinovasi dan menjadi mitra borongdong.id. 

    "Kalau satu ASN belanja Rp400 ribu sebulan di borongdong.id, transaksi jual-beli dapat mendongkrak pemulihan ekonomi karena jumlah ASN di lingkungan Pemda Provinsi Jabar saja mencapai sekitar 35 ribu," ucapnya. 

    Menurut Kusmana, selama pandemi Covid-19, KREASI Jawa Barat bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat  telah melakukan beberapa upaya dalam rangka program ICALAN di antaranya pendataan melalui website kreasijabar.id dan pemetaan melalui kajian bersama Disparbud Jawa Barat dan Kemenparekraf. 

    "Hasil dari pemetaan tersebut diluncurkan dalam bentuk Buku Katalog Ekraf Jabar, Infografis Ekraf Jabar, dan PROSPEK Jabar. Selain itu, KREASI Jabar dan Disparbud Jabar juga melakukan Pengembangan Kapasitas melalui program Virtual Talkshow, Kreatiforum, Wakunjar dan Kelas Kreasi," tuturnya.

    Kusmana menambahkan, untuk mendorong daya beli UMKM dan produk Ekraf, KREASI Jabar bersama Disparbud Jabar dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar juga telah melakukan kurasi.

    "Kita juga melakukan kirasi melalui program GEKRAF, Jelo Jabar, Creative Hub, UMKM Juara dan OPOP," imbuhnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus