Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sepuluh Tokoh Publik dan Nakes di Ciamis Rampungkan Vaksinasi Covid-19 tahap Ke-2

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41334.jpg

    CIAMIS,- Setelah empat belas hari vaksinasi Covid-19 tahap pertama dilakukan terhadap Nakes dan 10 Tokoh publik Kabupaten Ciamis, bertempat di Puskesmas Ciamis dilanjutkan Vaksinasi lanjutan tahap Ke-2, Selasa, 16/02/2021.

    10 Tokoh publik yang juga ikut dalam vaksinasi ini diantaranya Wakil Bupati Ciamis, Yana D. Putra, Ketua TP. PKK, Hj. Kania Ernawati Herdiat, Kapolres Ciamis, Kejari Ciamis, Anggota DPRD, tokoh agama dan pemuda.

    Ditemui setelah vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Wakil Bupati Ciamis, Yana D. Putra mengatakan bahwa dirinya tidak menemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau yang dikenal dengan nama KIPI.

    "Alhamdulillah, sampai saat ini saya baik-baik saja dan biasa saja, semoga bisa diteruskan oleh seluruh masyarakat ciamis, karena vaksin ini benar-benar aman. Jangan termakan berita hoaks,” Jelasnya.

    Hal senada disampaikan Hj. Kania Ernawati Herdiat, Beliau mengungkapkan vaksinasi ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    "Alhamdulilah pada hari ini hari selasa tanggal 16 Februari saya telah mengukuti vaksinasi kedua dan yang saya rasakan tidak ada hal yang begitu mengganggu dan hanya merasa agak mengantuk saja”, jelas Hj. Kania.

    Hj. Kania juga menambahkan bahwa vaksinasi ini merupakan ikhtiarnya dalam menambah antibodi dan mendapatkan antibodi agar tidak tertular virus Covid-19.

    Di akhir acara, Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra mengajak masyarakat Kabupaten Ciamis untuk tidak takut di vaksin Covid-19 karena aman dan sebagai bentuk dan upaya pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. (diskominfo.wahyu/cucu)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus