Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Resmikan Masjid Assyifa Sukabumi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Heryawan_Resmikan_Masjid_Assyifa_Sukabumi.jpg
    GUBERNUR JABAR, AHMAD HERYAWAN MERESMIKAN MESJID JAMI ASSYIFA DI RUMAH SAKIT ISLAM ASSYIFA, JL. JEND. SUDIRMAN NO. 3 KOTA SUKABUMI, MINGGU 18 MARET 2012

     

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Minggu (18/3) pagi, meresmikan Mesjid Jami Assyifa, di Kelurahan Gunung Puyuh, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi. Mesjid yang terletak di areal komplek Rumah Sakit Islam (RSI) Assyifa itu, diharapkan dapat menjadi media pemersatu dan media kemakmuran umat Islam di Kota Sukabumi. “Kita berharap mesjid ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk tempat beribadah kepada Allah SWT. Tetapi menjadi bagian untuk kegiatan keagamaan warga dan karyawan rumah sakit,” kata Ahmad Heryawan saat peresmian.
     
    Lebih lanjut Heryawan meminta agar sarana ibadah berupa Masjid mampu memberikan warna dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya masjid harus digunakan untuk memberdayakan umat, baik dari sisi akidah, pengetahuan dan perilaku yang mengarah pada kebaikan. “Masjid harus menjadi sarana pembinaan dan pendidikan umat,” tandasnya. Hadir dalam  kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi Mokhamad Muslikh Abdussyukur, Asisten Bidang Administrasi Setda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Kepala Biro HPU Jabar Ruddy Gandakusuma, unsur Muspida Kota Sukabumi, jajaran pengurus Yayasan Assyifa dan undangan lainnya.
     
    Sementara Ketua Yayasan Assyifa Muhammad A.R. menjelaskan, bangunan Masjid Jami Assyifa Kota Sukabumi ini berukuran 14 x 14 meter. Adapun pelaksanaan  pembangunannya memakan waktu selama 5 bulan, serta menghabiskan biaya sekitar Rp 700 juta. Dana sebesar itu berasal dari DKM, pengurus, staf dan dokter Rumah Sakit Yayasan Assyifa, Gubernur Jawa Barat dan sebagainya. “Alhamdulillah bangunan masjid ini diperkirakan dapat menampung jamaah sekitar 200 orang yang berasal dari staf dan dokter Assyifa, masyarakat sekitar dan keluarga pasien. Sebelumnya untuk sarana ibadah ini hanya berukuran 4 x 5 meter. Sehingga kurang memadai dan hanya mampu menampung jamaah seadanya saja,” ungkapnya.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus