Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Antusiasme Pedagang Wanaraja Ikuti Vaksinasi Covid-19

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41524.jpg

    GARUT, Wanaraja – Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Garut kembali menggelar vaksinasi bagi pelayan publik, khususnya bagi pedagang di Pasar Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (3/3/2021). Kegiatan vaksinasi tersebut berlangsung selama empat hari, dari Hari Rabu sampai dengan Hari Sabtu (6/3/2021).

    Kisaran jumlah total pedagang yang terbagi dalam dua segmen yaitu segmen jualan di jongko ruko dan PKL (Pedagang Kaki Lima), berjumlah 1.050 orang. Namun untuk jumlah pedagang yang terdaftar untuk vaksinasi berjumlah 300 pedagang. Pihak Kecamatan Wanaraja menyediakan 49 vaksin untuk 490 orang.

    “Untuk pelayanan publik kita menyediakan kurang lebih 49 vaksin untuk 490 orang. Baik untuk ASN (Aparatur Sipil Negara), para pedagang, maupun pelayanan publik lainnya,” ujar Mia Herlina selaku Camat Kecamatan Wanaraja, yang turut hadir pada kegiatan vaksinasi tersebut.

    Mia juga menghimbau agar masyarakat tidak takut untuk divaksin, karena ini merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

    “Harapan ke depan kami tetap mengimbau masyarakat agar bisa divaksin karena vaksin ini memang merupakan salah satu upaya kita untuk pencegahan Covid. Insyaallah vaksin ini aman untuk seluruhnya. Alhamdulillah kami seluruhnya dari pihak Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan), polisi, kecamatan juga Insyaallah yang hari ini kita sudah divaksin dan memang semuanya aman, Insyaallah,” ujarnya.

    Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Wanaraja Machmud Daryana mengungkapkan, pedagang menyambut baik kegiatan vaksinasi. Jauh sebelum diadakannya vaksinasi ini, pihak UPTD Pasar Wanaraja sudah lebih dulu menerapkan protokol kesehatan.

    “Protokol kesehatan sudah kami terapkan dari melalui proses 3M dari mencuci tangan, memakai masker dan kita juga mengimbau senantiasa menghindari kerumunan. Namun ya di pasar memang begini (ramai), kita lebih mengetatkan permasalahannya kepada memakai masker dan mencuci tangan ditekankan,” ungkap Machmud.

    Nurasiah (33), salah satu pedagang di Pasar Wanaraja yang telah divaksin, merasa senang dengan diadakannya vaksinasi dan berharap Pasar Wanaraja menjadi lebih sehat. Ia juga mengajak pedagang lain untuk melakukan vaksinasi. “Semoga pasar wanaraja ini lebih sehat, buat teman-teman para pedagang yang lain yuk kita divaksin kita jaga kesehatan untuk semuanya,” ucapnya.

    Selain itu, salah satu pengunjung Pasar Wanaraja, Budi Santosa (56) mengatakan, ia tidak merasakan takut sama sekali saat mengikuti vaksinasi. “Kalau saya itu gak merasa apa-apa loh. Ga ada reaksi apa-apa. Pegal pun nggak, bengkak kayanya juga enggak. Ga ngefek gitu. Nggak ada perasaan takut, saya yakin walaupun pemerintah bilang 65 persen. Tapi kan udah mending 65 persen dari pada gak ada sama sekali,” kata Budi.

    Budi berharap virus corona ini akan cepat tuntas agar perekonomian di Indonesia bisa kembali membaik.
    “Untuk saya pribadi, mudah-mudahan tidak inilah, vaksin ini bermanfaat untuk kesehatan kita sendiri dan mungkin untuk kesehatan orang lain juga. Harapan saya semoga virus corona ini juga cepat tuntas lah semuanya, biar ekonomi Indonesia ini ga kacau balau begitu ya,” pungkasnya. (Humaspemkab.Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus