Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dongkrak Dunia Kerja Pemkot Bandung Lakukan Berbagai Skema

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41535.jpg

    KOTA BANDUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah skema untuk mendongkrak dunia kerja yang terdampak akibat pandemi Covid-19, diantaranya pelatihan dan program magang, pembukaan bursa kerja secara daring pun terus dioptimalkan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

    Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bandung, Marsana mengaku, pihaknya terus berkoordinasi bersama sejumlah perusahaan untuk mencari data terbaru peluang lowongan kerja. 

    "Penghimpunan data bagi masyarakat pencari kerja terus dilakukan, kita mencoba memadupadankan agar keduanya saling mengisi antara perusahaan dan pencari kerja," ucapnya.

    Marsana mengatakan, untuk kemudahkan pencari kerja, kedua program tersebut dapat diakses secara daring baik melalui laman resmi Disnaker ataupun aplikasi BiMMA Bursa Kerja yang tersedia di playstore.

    “Kita sekarang galakan bursa kerja secara online, lowongan pekerjaan yang sudah masuk cukup banyak. Masyarakat pencari kerja ke disnaker.bandung.go.id atau BIMMA bursa kerja di playstore dan bisa melamar langsung secara online,” kata Marsana di Taman Dewi Sartika Bandung, Kamis (04/03/2021).

    Marsana juga mengatakan, selama kondisi masih pandemi Covid-19, pembukaan bursa kerja tidak bisa dibuka secara langsung karena berpotensi menciptakan kerumunan. 

    "Dari pengalaman sebelumnya, bursa kerja Disnaker dikunjungi hingga 7.000-8.000 orang. Tahun 2021 ini, kami sudah menyiapkan dua paket kegiatan bursa kerja. Apabila memungkinkan bakal dibuka secara langsung, namun jika situasi pandemi masih kurang memungkinkan maka skema pelaksanaan bursa kerja daring sudah disiapkan," jelasnya.

    Marsana menyebut target di setiap kegiatan bursa kerja minimal bisa menghadirkan 40 perusahan sehingga bisa membuka kesempatan lapangan pekerjaan hingga 4.000 lowongan. 

    “Sebelumnya juga di 2020 kita sudah pernah membuat bursa kerja secara online. Untuk secara online kami tidak membatasi, terakhir kita buat secara online yng hadir mencari kerja 11 ribu orang lebih," ujarnya.

    Marsana menganalisa, lowongan pekerjaan yang banyak dibutuhkan yakni tenaga marketing, kemudian Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.

    “Selanjutnya itu yang paling banyak dibutuhkan di bidang transportasi dan ekspedisi. Kemudian juga tenaga kerja multi skill, baik itu keahlian ataupun menguasai teknologi. Kita melihat perusahaan senang merekrut yang segala bisa,” imbuhnya.

    Marsana menambahkan bagi yang tetap berminat menjadi pekerja Disnaker Kota Bandung juga menyediakan program pemagangan, dimana semua kebutuhannya dibiayai oleh pemerintah guna menyiapkan tenaga kerja yang siap operasional.

    "Selain penyediaan lapangan kerja Pemkot Bandung juga berusaha untuk membuka peluang dan wawasan masyarakat melalui program pelatihan, sehingga, masyarakat didorong untuk memiliki keahlian dan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Ada beberapa yang sudah dilaksanakan pelatihan baik berbasis kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha dan pelatiham berbasis masyarakat untuk membentuk wirausaha baru,” pungkasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus