Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Garut Tetapkan Garut Utara Sebagai Daerah Penghasil Jagung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41675.jpg

    GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut bekerjasama dengan perkebunan PT. Condong  dalam memberdayakan 2000 hektar perkebunan jagung di Kabupaten Garut, sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan petani jagung di Kabupaten Garut. Kabar  tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, Selasa (16/3/21).

    Rudy mengungkapkan Pemkab Garut akan menetapkan Garut Utara sebagai daerah penghasil jagung. Berdasarkan data statistik, beberapa daerah di Garut Utara merupakan sentral perkebunan jagung.

    “Kami akan kembangkan ini nanti di utara, karena sebenarnya berdasarkan statistik utara itu ya Limbangan, Banyuresmi, sampai dengan Malangbong itu (merupakan) sentral-sentral jagung. Garut ini akan ditetapkan sebagai daerah penghasil jagung,” ungkap Bupati Garut.

    Rudy melanjutkan, akan ada gerakan besar-besaran yang dilakukan bersama Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, serta menjalin kolaborasi dengan perbankan untuk meningkatkan hasil perkebunan jagung di Kabupaten Garut. Sebagai  langkah untuk menjaga kualitas hasil panen sehingga harga jual semakin meningkat dan tidak alami kemerosotan. 

    “Nanti kita akan perluas tanaman jagung ini, jangan sampai nanti ketika panen raya harganya lembek dan merosot. Nanti kita akan ada gerakan besar bersama-sama antara Kementerian Pertanian, Pemda Garut dan kemarin Pak Gubernur juga tertarik dengan hal ini, kita lakukan secara kolaborasi, termasuk juga dengan perbankan,” lanjut Rudy.

    Selain itu, Rudy juga memaparkan skema pendanaan hingga sumber pendapatan yang akan diterima oleh para petani jagung. Benih jagung akan diperoleh secara gratis dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sehingga modal yang dikeluarkan petani akan berkurang.  Selanjutnya untuk hasil panen akan dijual kepada PT. Charoen Pokphand, yang membayar secara langsung kepada Bank Mandiri.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus