Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Stok Darah Menipis, Walikota Ajak Warga Donor Darah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42036.jpg

    KOTA BANDUNG- Stok darah di PMI Kota Bandung saat ini selalu terbatas sejak pandemi Covid-19 melanda, terlebih memasuki Ramadan ini.

    Walikota Bandung, Oded M. Danial mengajak warga Kota Bandung untuk meningkatkan kesadaran dan kepeduliannya dengan mendonorkan darahnya ke PMI Kota Bandung.

    “Saya dapat info, stok darah di PMI Kota Bandung menipis, sejak ada Covid-19. Apalagi sekarang bulan puasa. Oleh karena saya imbau kepada masyarakat Kota Bandung untuk donor darah. Sekarang ada masjid, artinya bisa donor darah malam setelah tarawih,” katanya.

    Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto mengatakan bagi warga yang memerlukan darah diharapkan langsung menghubungi atau datang ke PMI Kota Bandung dan disarankan untuk tidak menyebarkan di media sosial. 

    "Kita bekerja 24 jam dalam pengadaan darah. Jangan panik, bagi yang membutuhkan darah, datang ke PMI. Sertakan surat pengantar rumah sakit, nanti diberikan petunjuk PMI untuk memenuhi kebutuhan (darah)," jelasnya.

    Sedangkan Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Bandung, Uke Mukhtimanah mengungkapkan, meski stok terbatas,  PMI Kota Bandung mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    "Kalau stok itu pikirannya simpan, kita tidak ada stok. Terpenting kita bisa memenuhi kebutuhan. Jangan dikatakan tidak ada darah, tapi darah itu selalu ada kita upayakan yang donor dan mobil unit. Stok itu buat kita adalah untuk menargetkan disimpan. Itu tidak ada, karena kebutuhan sehari 500 labu. Kita hanya memenuhi 300-350 labu," jelasnya.

    Ule menyatakan, untuk donor darah plasma konvalesen, terus mengalami peningkatan permintaan sejak bulan Januari 2021 lalu

    "Sekarang mulai meningkat, karena ada kebijakan penanganan di rumah sakit itu bahwa plasma sebagai terapi alternatif, sejak Januari permintaan meningkat, 1.700 - 1.800 permintaan, namun sekarang dibatasi," imbuh Ule, Jumat (16/04/2021)

    Ule menegaskan bahwa dalam satu hari, PMI menargetkan antrean hingga 65 orang. Hal tersebut diupayakan semaksimal mungkin untuk mendapatkan plasma darah yang baik. 

    "Target antrean itu 65. Diupayakan tergantung mesin, karena pengambilannya cukup lama. Kalau dalam sehari itu, 8-12 orang," ujarnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus