Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Ramaikan Ruang Publik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42072.jpg

    KAB. MAJALENGKA- Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil meresmikan pemanfaatan Alun-alun Majalengka yang sudah direvitalisasi, pada Rabu (21/04/2021). Peresmian berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

    Konsep Alun-alun yang kental dengan terakota ini direvitalisasi menggunakan anggaran bantuan keuangan Pemda Provinsi Jawa Barat sebesar Rp18 miliar secara bertahap, yakni pada 2019 dan 2020.

    "Secara resmi revitalisasi Alun-alun Majalengka senilai Rp18 miliar yang selama dua tahun kita kerjakan resmi dibuka," katanya.

    Ridwan Kamil meminta kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan Alun-alun yang berada tepat di depan Kantor Bupati Majalengka serta mengajak masyarakat untuk meramaikan ruang publik tersebut. 

    "Alun-alun definisinya adalah ruang paling demokratis. Semua orang boleh datang berinteraksi dengan mengikuti aturan yang ada, apalagi punya Jatiwangi Art Factory. Silakan berekspresi di sini, tapi tetap disiplin prokes karena masih pandemi," tuturnya.

    Alun-alun Majalengka saat ini tampak lebih segar dan memesona dengan dominasi warna khas terakota. Di depan Masjid Al-Imam atau bagian barat alun-alun, terhampar rumput sintetis. 

    Tribune penonton dan tempat berkumpul masyarakat ada di bagian timur alun-alun. Di bagian tengah, ada air mancur yang membuat alun-alun tampak lebih indah dan menarik. 

    "Ini akan membedakan alun-alun dengan tempat lain karena di sini ada roh atau jiwa yaitu budaya tanah yang akan menjadi khas terakota dan lainnya," ucapnya.

    Menurut Ridwan Kamil, pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sekitar Alun-alun Majalengka, difasilitasi dengan menghadirkan gerai di lokasi strategis. Kemudian ada perpustakaan yang representatif. 

    "PKL diwadahi karena ini adalah contoh inklusivitas ekonomi. Antusiasme masyarakat akan luar biasa, maka tolong dimonitor, buat tim khusus pengawas alun-alun, saya harap semua menghargai karena kondisi sekarang sedang kurang kondusif," imbuhnya. 

    Sementara itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi menuturkan, kehadiran wajah baru Alun-alun Majalengka akan memfasilitasi warga untuk berekspresi. Selain sisi hiburan, komunitas One Day One Juz juga sudah akan beraktivitas di alun-alun.

    "Kehadiran alun-alun ini tentu akan memfasilitasi warga berekspresi, hiburan, area diskusi bahkan ada kelompok ODOJ di rumput sintetis ini," tuturnya.

    Menurut Karna, rencananya, di area rumput sintetis akan digelar salat Idulfitri 2021, oleh karena itu saat ini pihaknya sedang menyusun protokol kesehatan untuk pelaksanaan salat hari raya tersebut.

    "Nanti akan dicoba salat Idulfitri di sini dengan prokes tentunya yang diatur sedemikian rupa supaya dirasakan oleh rakyat indahnya alun-alun ini," imbuhnya.

    Karna berharap, ruang publik yang berada di jantung kota Majalengka ini dapat meningkatkan Indeks Kebahagiaan Masyarakat. Selain itu, fasilitas alun-alun ramah untuk penyandang disabilitas.

    "Apalagi kalau malam hari semua lampu hidup dan berkelip seperti di Madinah," tambahnya. (Parno/ Humas Jabar)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus