Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Paparkan LKPJ Th.2011 Pada Sidang Paripurna DPRD

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_38111.jpg

    BANDUNG-Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, hari ini Jum’at (30/03) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawabannya selama memimpin satu tahun anggaran 2011 ke hadapan para anggota DPRD pada acara Sidang paripurna yang dihadiri 76 orang anggota dari 99 orang anggota DPRD Jabar. Gubernur dan wagub secara bergiliran membacakan nota pengantarnya kurang lebih satu jam.

    Dalam paparan yang disampaikan Gubernur khususnya pada  capaian kinerja berbasis misi dan urusan pembangunan dijelaskan, bahwa berdasarkan angka yang diperoleh dari Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, bahwa pada Tahun 2011 Angka IPM mencapai 72,82 poin meningkat sebesar 0,74 poin dibandingkan Tahun 2010 yang mencapai 72,08 poin. Angka capaian IPM tersebut merupakan indikator komposit yang terdiri dari Indeks Pendidikan sebesar 82,55 point atau meningkat sebesar 0,88 poin dari tahun 2010 sebesar 81,67 poin. Indeks Kesehatan sebesar 72,34 poin atau meningkat sebesar 0,34 poin dari tahun 2010 sebesar 72,00 poin dan Indeks Daya Beli sebesar 63,57 poin atau meningkat sebesar 1,00 poin dari tahun 2010 yang sebesar 62,57 poin.

    Untuk bidang pendidikan, yang menjadi Misi pertama pembangunan daerah, yaitu, “Mewujudkan sumber daya manusia Jawa Barat yang produktif dan berdaya saing dengan indikator rata-rata lama sekolah, angka melek huruf dan harapan hidup, telah alami berbagai peningkatan dan kemajuan.

    Untuk Angka Melek Huruf (AMH) penduduk Jawa Barat usia 15 tahun ke atas mengalami peningkatan sebesar 0,48 %, yaitu dari 96,00 % pada Tahun 2010 menjadi 96,48 % pada Tahun 2011. Sedangkan untuk Rata-Rata Lama Sekolah Tahun 2011 mencapai 8,20 tahun, meningkat sebesar 0,25 tahun dari 7,95 tahun pada tahun 2010.

    Menurut Gubernur, Pemerintah daerah juga berupaya mempercepat keberhasilan program wajib belajar 9 tahun dan 12 tahun melalui program pemberian bantuan operasional sekolah (BOS) provinsi, bagi seluruh siswa SD/MI di Jawa Barat sebanyak 5,36 juta siswa dan seluruh siswa SMP/MTs sebanyak  2,13 juta siswa dengan alokasi anggaran sebesar         Rp. 405,6 Milyar, Pemberian Beasiswa bagi siswa tidak mampu bagi 6.250 siswa SMA dan 6.250 siswa SMK di Jawa Barat. Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) pada Jenjang SMP/MTs, SMA/MA dan SMK sebanyak 5.000 ruang kelas.  

    Khususnya untuk capaian kinerja urusan kesehatan dapat ditunjukkan dengan Angka Harapan Hidup (AHH) yang mengalami peningkatan sebesar 0,20 tahun, yang semula 68,20 tahun pada tahun 2010 menjadi 68,40 tahun pada tahun 2011. Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah telah menjalankan Program Jamkesda yaitu membantu pelayanan kesehatan bagi 5,06 juta orang warga miskin. Jumlah ini meningkat sebesar 14,23 % dari Tahun 2010 sebanyak 4,34 juta orang.

    Untuk capaian kinerja pembangunan perekonomian dijelaskan Gubernur dengan menunjukkan adanya peningkatan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang mencapai 6,48 % atau meningkat 0,39 % dibanding Tahun 2010 sebesar 6,09 %. Laju pertumbuhan tersebut sesuai dengan asumsi LPE yang ditetapkan pada  Kebijakan Umum (KU)-APBD Perubahan Tahun 2011 sebesar 6,0 sd 6,5 %. Kenaikan LPE tersebut seiring dengan meningkatnya nilai PDRB Tahun 2011 atas dasar harga konstan 2000 menjadi Rp 343,11 trilliun dari Rp 321,87 trilliun pada Tahun 2010. Perekonomian Jawa Barat didominasi oleh peranan Industri Pengolahan sebesar  41,97 %, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 22,08 % serta sektor pertania, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan sebesar 12,27 %.

    Untuk inflasi lanjut Gubernur, untuk Tahun 2011 sebesar 3,10 %  lebih rendah dibandingkan dengan target KUA-PPAS Perubahan 2011 sebesar 4,9 sd 6 % dan juga lebih rendah dibanding inflasi Tahun 2010 sebesar 6,46 %.

    Gubernur dan Wakil Gubernur, secara tegas menyampaikan  ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat atas dukungan dan kerjasamanya yang sangat baik terhadap seluruh penyelenggaraan roda pemerintahan daerah selama tahun anggaran 2011. Begitun disampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota serta seluruh lapisan masyarakat atas dukungan dan partisipasinya sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di Jawa Barat dapat berjalan dengan baik.

    Usai penyampaian Nota Pengantar LKPJ Tahun 2011, sidang paripurna selanjutnya memilih Paniti Khusus LKPJ dan dalam waktu 15 menit terpilih Awing Asmawi sebagai ketua dan wakilnya Ali Hasan. Pembahasan LKPJ selanjutnya akan ditangani oleh Pansus dan sekitar tanggal 5 sd 18 April pembahasan LKPJ ditingkat pansus. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus