Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    3T di Bandung Terbaik se-Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42164.jpg

    KOTA BANDUNG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung memastikan, penanganan 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) di Kota Bandung masuk kategori terbaik di Jawa Barat. Demikian dikemukakan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bandung dr. Yorisa Sativa pada Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Selasa (27/04/2021).

    Menurut Yorisa, tracing yang dilakukan oleh 80 Puskesmas di Kota Bandung cukup hebat sejak Maret 2020 lalu hingga saat ini dan dilakukan hingga ke akar rumput untuk memantau penyakit, mendeteksi, satu dapat sekitarnya diambil di trace langsung dilakukan yang berikutnya yaitu testing.

    "Untuk testing, di Kota Bandung mempunyai Lab BSL-2 yang bisa memeriksakan sendiri hasil PCR-nya dengan cepat. Saat ini sudah puluhan bahkan ratusan ribu yang diperiksa dengan pemeriksaan mandiri," katanya.

    Sedangkan dalam treatment, Yorisa mengungkapkan terapi plasma konvalesen juga termasuk salah satu pengobatan kepada orang yang sakit Covid-19.

    "Dari 36 Rumah Sakit, sebanyak 28 RS jadi rujukan Covid-19 sehingga sudah bisa mewakili warga Kota Bandung. Ada juga tempat isolasi terpusat untuk menangani yang OTG," ucapnya.

    Yorisa menegaskan upaya 3T di Kota Bandung sampai saat ini tidak akan kendor selama pandemi Covid-19 belum berakhir termasuk dengan tugas baru, yaitu vaksinasi.

    "Vaksinasi sekarang kita sudah mau masuk wave (gelombang) kedua. Tenaga kesehatan sudah 100% tervaksin dosis satu dan keduanya, untuk lansia sekarang sedang berproses. Sekarang kita juga sedang prioritas tenaga pengajar, pendidik, guru untuk persiapan Juni PTM (Pembelajaran Tatap Muka), angkanya juga sudah tinggi, percepatannya cukup baik," tuturnya.

    Yorisa mengingatkan, vaksinasi bukan satu satunya penurun atau penolakan Covid-19, karenanya ada cara-cara lain yang mendukung selain vaksinasi, yaitu dengan tetap melakukan 5M 1T.

    "Bukan berarti dengan vaksin kita kebal, Dinkes upayanya adalah meningkatkan promosi agar masyarakat tetap memakai masker dan disiplin menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya. (Parno/ Humas)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus