Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Lebaran Harga Kepokmas Naik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42248.jpg

    Kota Bandung --- Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) menjelang Lebaran di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung mengalami kenaikan.

    Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengungkapkan, dari hasil pemantauan rutin di 8 pasar tradisional kini sejumlah komoditas sudah mulai mengalami fluktuasi, baik itu penurunan harga maupun yang mulai beranjak naik.

    "Sekalipun terpantau ada kenaikan namun masih pada batas wajar. Terlebih jika mengingat sebentar lagi akan mendekati Idulfitri," ucap Meiwan, di Taman Sejarah Bandung, Selasa (04/05/2021).

    Menurut Meiwan, masalah harga sangat dipengaruhi oleh suplai dan deman, dimana jika permintaan tinggi sementara barang tidak ada maka terjadi kenaikan harga, tetapi jika stok ada walaupun ada kenaikan sedikit masih wajar. Karena pedagang beralasan "mumpung mau lebaran setahun sekali naikan harga" .

    “Tapi sudah kita imbau agar kenaikan jangan terlalu signifikan karena tidak semua masyarakat bisa membeli dengan harga yang naik,” imbuhnya.

    Meiwan mengaku pihaknya sudah berkoordinasi bersama DKPP, Bagian Perekonomian beserta Satgas Pangan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga pangan di pasaran. Jika hal itu sampai terjadi, sejumlah langkah penanganan telah dipersiapkan.

    "Jika terjadi kelangkaan pihaknya akan menindak praktik penimbunan stok pangan, misalkan di distributor banyak, tapi di pasar susah, itu tanda tanya. Atau pun menggelar operasi pasar dengan menyediakan kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah," ujarnya.

    Meiwan menambahkan, selain menjaga stok kebutuhan bahan pokok, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan gas LPG. Utamanya, gas 3kg yang menjadi konsumsi utama masyarakat.

    Sementara itu Sales Branch Manager Pertamina Kota Bandung Warih Wibowo menyatakan, menjelang Hari Raya Idulfitri pihaknya sudah menyiapkan kuota tambahan sebanyak 5 persen. Yakni dari distribusi harian untuk Kota Bandung per 2 Mei 2021 tercatat sebanyak 294 metrik ton atau 98 ribu tabung per hari.

    "Cadangan ekstra sebanyak 5% ini guna mengantisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan saat menjelang Lebaran 2021 ini. Walaupun, dari pemantauan di tahun lalu konsumsi LPG hanya mengalami kenaikan sebesar 1 persen," imbuhnya.

    Warih menyatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan jajaran Disdagin serta tetap pantau arahan pemerintah dimana tahun ini ada larangan mudik bagi masyarakat. 

    "Kami sepakat untuk mengamankan pasokan kita menambah. Kita prediksi kebutuhan kita akan naik 5%, jadi dari angka harian tadi kita antisipasi lonjakan ada spare 5 persen dari kebutuhan normal,” ujarnya.

    Guna menopang persiapan tersebut, Warih sudah meminta agar pangkalan dan SPBE tetap bersiaga saat hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu untuk tetap beroperasi, serta setiap tanki di seluruh SPBE pun dipersiapkan terisi penuh.

    “Pertama kita pastikan semua SPBE terisi secara optimal tankinya. Jadi menghadapi kenaikan harga mendadak, kita sudah siap. Mengantisiasi gangguan bencana atau sebagainya, kita sudah siapkan alternatif gangguan dan mendesain distribusi dari Tanjung Priok. Ketiga ada suplai cadangan dari Cirebon," katanya. (Parno/Humas)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus