Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Subpesawahan Sektor 7 Satgas Citarum Bersama Warga Panen Kacang Kedelai

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42394.jpg

    KAB. BANDUNG- Bantaran Sungai Citarum di Wilayah Sektor 7 yang dimanfaatkan untuk menanam sejumlah tanaman sayuran, telah membuahkan hasil. Anggota Sektor 7 bersama warga setempat melakukan panen Kacang Kedelai serta melaksanakan kegiatan penanaman sayur-sayuran, palawija, hidroponik, apotik hidup dan budi daya ikan.

    Dansektor 7 Satgas Citarum Kolonel Inf Jefson Marsiano mengatakan, pemanfaatan lahan di bantaran sungai Citarum ini dilakukan guna meningkatkan ketahanan pangan yang hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

    "Hasil panen nanti dapat dimanfaatkan dan dirasakan sendiri oleh warga masyarakat sekitarnya juga," ucap Jefson, Senin (17/05/21).

    Menurut Jefson, Sub Pasawahan Sektor 7 Satgas Citarum yang dipimpin oleh Serma Aep Saepudin, bersama 30 orang lainnya yakni anggota Sub Sektor serta warga masyarakat terutama ibu-ibu RW 01 Kampung Citepus, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan panen kacang kedelai 100 Kg, cabe 20 Kg dan selada bokor 10 Kg di Lahan Bios bantaran Sungai Citarum Sub Pasawahan.

    "Ini merupakan panen pertama kali di tahun 2021, tujuan agar masyarakat mendapat manfaatnya dan mau terlibat langsung dalam menjaga lingkungan sekitar tempat tinggalnya serta juga aktif dalam hal menjaga pemeliharaan sekaligus penanamannya," Jelasnya.

    Jefson menambahkan, gerakan penamanan di bantaran Sungai Citarum bukan hanya sekedar memanfaatkan dan menjaga aliran Sungai Citarum saja tetapi juga merupakan bagian dari program ketahanan pangan berupa ketersediaannya pangan yang menjadi salah satu sumber kehidupan manusia untuk menunjang kebutuhan pangan  bagi masyarakat setempat.

    "Hasil dari panen tanaman cabe, salada bokor dan kacang kedelai ini dapat dinikmati langsung oleh warga masyarakat sekitar terutama ibu-ibu RW 01," ujarnya.

    Jefson menambahkah bahwa pembelajaran yang dapat diambil dari hasil panen cabe, salada bokor dan kacang kedelai ini sebagai bentuk edukasi dan penyadaran pada masyarakat setiap kegiatan tanam dan panen.

    "Proses penanamannya dengan menggunakan pupuk cairan Bios 44 untuk menyuburkan lahan tanaman tersebut, " ungkapnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus