Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Masyarakat Subang Patut Diberi Apresiasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42396.jpg

    KAB.SUBANG — Di tengah pandemi COVID-19 yang masih tinggi dan dalam suasana libur Idulfitri 1442 Hijriah, kesadaran  masyarakat Subang  untuk membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu patut diapresiasi. Masyarakat memanfaatkan layanan e-Samsat untuk menghindari keterlambatan dan mendapatkan ketenangan dalam berkendara karena sudah membayar pajak kendaraan tepat waktu dan tepat jumlah.  

    Kepala Pusat Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah (P3DW) Subang Lovita Adriana Rosa menyampaikan, sebagai apresiasi bagi Wajib Pajak Kendaraan Bermotor yang telah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor, P3DW Subang memberikan hadiah kejutan berupa souvenir dan alat elektronik kepada enam wajib pajak yang membayar pajak tepat di hari Raya Idulfitri 1442H. Keenam WP tersebut tinggal di 3 Kecamatan berbeda yakni Pagaden, Ciasem, dan Cibogo. 

    “Kesadaran masyarakat ini patut kami apresiasi. Mereka sadar dan taat pajak dengan memanfaatkan kemudahan membayar pajak kendaraan melalui e-Samsat,” kata Lovita.

    “Pemberian apresiasi ini dimaksudkan untuk mengedukasi kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor secara non tunai dengan e-Samsat melalui aplikasi Sambara. E-Samsat Jabar memberikan banyak keuntungan serta kemudahan. Pembayaran yang dilakukan langsung oleh Wajib Pajak via ATM atau mobile banking, dan diharapkan dapat menghindarkan percaloan, menghilangkan korupsi penerimaan pajak, ketepatan perhitungan pajak yang akan dibayarkan, serta tentunya memberikan kenyamanan bagi para Wajib Pajak,” katanya.

    Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui e-Samsat ini bisa dilakukan di lebih dari 38.000 jaringan ATM Bank yang telah bekerja sama di seluruh wilayah Indonesia.

    Untuk mekanisme cara pembayarannya sendiri cukup mudah dilakukan. Wajib pajak hanya perlu mendatangi ATM terdekat atau melalui mobile banking membayar pajak kendaraannya. Syaratnya mudah, kendaraan tidak dalam status blokir, memiliki nomor seluler yang aktif bila meminta kode bayar, memiliki rekening tabungan dan kartu ATM/mobile banking Bank BJB, BNI atau BCA. Pembayaran hanya untuk kendaraan daftar ulang satu tahunan, dan WP adalah perseorangan.

    “Adanya fasilitas pembayaran PKB online tentunya akan memudahkan masyarakat dalam mengurus pajak ke masyarakat tidak perlu lagi mengantri dan menunggu lama di Samsat. Hal ini juga dapat membuat masyarakat tidak lagi telat dalam membayar PKB.  Jadi, dengan adanya kemudahan ini, jangan lupa untuk membayar pajak kendaraan Anda ya,” ujarnya.

    Setelah selesai melakukan pembayaran pajak, pemilik kendaraan diberikan waktu selama 30 hari dari waktu pembayaran untuk melakukan pengesahan STNK.

    “Kalau pembayaran pajak kendaraan melalui e-Samsat pemilik kendaraan masih harus datang ke Samsat untuk melakukan pengesahan, batas waktunya 30 hari dari pembayaran,” katanya. 

    Lovita pun menyarankan, di tengah pandemi Covid-19 ini pemilik kendaraan memanfaatkan pembayaran pajak secara daring sehingga tidak perlu datang ke kantor Samsat induk. Hal ini salah satunya untuk mencegah adanya kerumunan guna menekan penyebaran virus COVID-19. 

    “Pembayaran pajak secara online lebih disarankan. Kami juga memberikan alternatif untuk membayar pajak di gerai-gerai Samsat yang sudah ada, yakni di Pagaden, Kasomalang, Kalijati, Ciasem, Dangdeur, dan Pamanukan. Jadi tidak perlu datang ke kantor Samsat,” ucapnya.

    Editor: Raehan D.Putri

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus