Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkades di Garut Selatan Mencapai 70%

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42655.jpg

    KAB.GARUT - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di daerah Garut Selatan di antaranya Kecamatan Pakenjeng, Bungbulang, Caringin, Mekarmukti, Cikelet, Pameungpeuk, dan Banjarwangi, Selasa (08/06/2021). 

    Helmi mengatakan pada umumnya pelaksanaan pilkades di wilayah selatan Garut berjalan lancar namun ada beberapa catatan yaitu perlu ditingkatkan lagi protokol kesehatannya. Hal ini disampaikannya saat berkunjung di TPS Ciudian, Banjarwangi, Selasa (8/6/2021).

    “Pada umumnya alhamdulilah berjalan lancar hanya saja ada beberapa catatan untuk protokol kesehatan. Kita tidak menginginkan adanya cluster yang disebabkan oleh pilkades,” ucapnya.

    Wabup menyampaikan terkait protokol kesehatan sudah lengkap, akan tetapi masyarakat masih kurang dalam hal jaga jarak pada saat pilkades. 

    “Saya lihat kalau yang namanya sabun, handsanitizer itu sudah lengkap,  datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pakai masker, yang susah itu terkait  jaga jarak, mudah-mudahan tidak terjadi cluster,” katanya.

    Tentang partisipasi masyarakat,lanjut Helmi, yang mengikuti pilkades di Garut Selatan sangat bagus, yaitu berada di sekitar angka 70%.

    “Partisipasi pemilih pilkades serentak 2021 sangat bagus, di akhir tadi saya kontrol itu 70%,” ungkapnya.

    Wabup mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun desa dengan cara menerima siapapun yang akan memenangkan pilkades. 

    “Ini adalah pesta demokrasi tingkat desa untuk menghasilkan pemimpin tingkat desa yang bisa membangun di tingkat bawah dengan sistem demokrasi ini. Mari terima siapapun yang memenangkan pilkades ini, kita kawal bareng-bareng untuk membangun desa,” ucapnya.

    Helmi juga mengimbau kepada para kepala desa yang nantinya akan memenangkan pilkades, untuk tidak membuat acara yang mengundang kerumunan karena masih dalam masa pandemi COVID-19. 

    “Bagi yang menang jangan membuat euforia karena sekarang kasus COVID-19 sedang menanjak. Saya mohon tidak bergembira yang berlebihan, jangan ada konvoi dan kerumunan- kerumunan,” tuturnya.

     

    (Editor: Raehan D.Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus