Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bank Ekonomi Akan terus Perluas Jaringan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_17361.JPG

     

    Bandung. Wakil Dirut Bank Ekonomi , Sia Leng Ho, dalam konpres yang berlangsung (11/4) di kantor Cabang Bank Ekonomi Dago mengungkapkan Bank ekonomi diusianya yang memasuki 128 tahun, akan terus memperluas jaringan dan menambah layanan usaha untuk para nasabah.
     
    Kondisi eksisting saat ini, untuk wilayah Bandung dengan Kantor Cabang Dago Bank Ekonomi dengan fokus usaha kepada sektor UKM, juga melayani nasabah korporasi berskala besar.
     
    Kantor Cabang  ini terhubung dengan 95 jaringan Bank Ekonomi lainnya di seluruh Indonesia yang mempunyai infrastruktur kuat dan sumber daya berkualitas, dengan akses ke berbagai layanan perbankan lintas-batas.
    Seiring dengan telah diresmikannya Kantor Cabang tersebut, Bank Ekonomi  menargetkan pembukaan Kantor baru minimal 5 per tahun. Penetapan target tersebut dikarenakan SDM  perbankan yang dicari 
    usah. Rencananya, pembukaan Kantor untuk di Pulau Jawa akan dibuat  di tiap Kabupaten/Kota, Untuk Jabar rencananya akan dibuat di Sukabumi dan Garut.
     
    Group HSBC diantaranya Bank Ekonomi Indonesia dalam konteks pengembangan ekonomi dinilai penting. Terkait hal tersebut, Bank ekonomi mempunyai komitmen memperbaiki sistem  komputer di Bulan Mei 2012. Hal tersebut, dimaksudkan agar produk dapat di jual lebih luas bisa mencakup internasional.
     
    Memasuki  128 tahun Bank Ekonomi akan terus mengembangkan  produk. Sebagai gambaran di  tahun 2011,  pertumbuhannya mencapai  32% sehingga minimum pertumbuhan ditahun ini dapat mencapai  th ini 25%.
    Kondisi pertumbuhan ekonomi di beberapa negara  Eropa dan Amerika menghadapi problem. Sementara itu, di  China pertumbuhan ekonom ilambat . Untuk di Indonesia pertumbuhan ekonomi dengan target 6,5% dinilai cukup.
     
    Namun, ada beberapa kendala antara lain  infrastruktur yang kurang bagus, income perkapita cukup banyak tetapi kurang merata karena lebih banyak terkonsentrasi di kota kota besar.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus