Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wabup Garut Kembali Cek Kesiapan Beberapa Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42673.jpg

    KAB.GARUT -- Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman kembali mengecek kesiapan beberapa Rumah Sakit (RS) Rujukan Pasien COVID-19 di Garut serta meninjau secara langsung kondisi beberapa tempat isolasi di Kabupaten Garut pada Kamis (10/6/21).

    Wabup Garut menyampaikan, pihaknya akan menjadikan Rumah Susun (Rusun) Gandasari sebagai RS darurat jika nanti mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan. 

    "Hari ini kita berkunjung ke Rusun Gandasari, Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu untuk memastikan fasilitas yang berada di rusun itu benar-benar baik dan rusun ini kemungkinan akan di jadikan rumah sakit darurat setelah mendapatkan izin dari kementrian," ujarnya.

    Sebelumnya, ia juga sempat mengecek langsung beberapa rumah sakit yang menangani COVID-19 diantaranya RS Inta Husada dan RS Anisa Queen untuk mengetahui pelayanan pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut. 

    “Sekarang ada peningkatan jumlah yang positif diduga ini adalah outbreak , makanya saya mempersiapkan seluruh rumah sakit kalau sebelum-sebelumnya kita panggil pihak rumah sakit, (sekarang) saya cek langsung ke lapangan. Rumah Sakit Umum saya cek, Intan Husada saya cek, Anisa Queen dan Rusun Gandasari serta bagaimana pelayanan di puskesmas," tuturnya.

    Untuk saat ini dalam mengantisipasi outbreak , lanjut Helmi, ada beberapa Puskesmas bisa menangani pasien COVID-19, namun hanya pasien dengan gejala ringan. 

    “Karena Puskesmas ini kan baru menangani COVID-19  dan ini hanya kondisi-kondisi tertentu saja,seperti: Puskesmas Cilawu, Puskesmas Kadungora dan Puskesmas Cisurupan bisa menangani gejala COVID-19 yang ringan," ucapnya.

    Ia juga memaparkan pihaknya sudah menyiapkan Rusun Gandasari dan Islamic Center sebagai tempat isolasi pasien COVID-19. Jika penanganan di rumah sakit penuh, maka pihaknya akan menyiapkan Puskesmas untuk melayani pasien COVID-19. 

    "Kita harapkan nanti yang tidak bergejala betul-betul melakukan isolasi mandiri yang ketat di rumah. Jika rumahnya tidak memadai, kita juga sudah menyiapkan Rusun Gandasari dan Islamic Center. Jika rumah sakit sudah penuh kita siapkan puskesmas,” tuturnya.

     

    (Editor: Raehan D.Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus