Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Garut Minta Kantor Kecamatan 'Stand by' 24 Jam Guna Tingkatkan Pelayanan di Masa Darurat Covid-19

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42780.jpg

    Kab. Garut --- Bupati Garut Rudy Gunawan meminta kantor kecamatan untuk stand by 24 jam guna meningkatkan pelayanan di masa-masa meningkatnya kasus COVID-19 di Kabupaten Garut.

    “Saya minta kepada rekan-rekan para camat, mulai hari ini malam hari tidak boleh kecamatan kosong, kecamatan harus tetap buka, lampu kantor dinyalakan, dan di situ ada piket,” ujar Bupati Garut saat memimpin apel virtual yang diselenggarakan di Command Center Garut Kabupaten Garut, Senin (21/6/2021).

    Dalam hal ini, lanjut Rudy, menunjuk Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasie Trantib) di setiap kecamatan untuk bertanggung jawab dalam pelaksanaan piket di kantor kecamatan. 

    “Dipimpin yang bertanggung jawab piket itu adalah Kasie Trantib, (untuk) yang lainnya Kasie Trantib bertanggung jawab dulu jangan ganti-ganti. Kasi Trantib diberikan tanggung jawab piket. Kemarin kan sudah dikasih,” ucapnya.

    Ia menuturkan, penunjukan Kasie Trantib merupakan tindak lanjut penegak Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

    “Di kecamatan memang banyak yang kosong dari staf Kasie Trantib. Jadi Kasie Trantib, ini sebagai bagian tindak lanjut dari penegak Perda dan Perkada di Satpol PP, ini saya minta supaya menjadi (penanggung jawab) piket 24 jam,” tutur Rudy.

    Rudy mengungkapkan dalam hal ini camat pun ikut membantu dalam membuat dan membentuk regu yang akan melaksanakan piket di kantor kecamatan, namun yang menjadi penanggung jawab adalah Kasie Trantib. 

    “Nah manajemennya bagaimana? bukan tidur 24 jam di situ, tapi dia diberikan tanggung jawab. Ada staf lain (yang membantu), Pak Camat bisa juga dengan membuat, membentuk, dan sebagainya. Tapi tanggung jawabnya ada di yang lapangan itu yang ada di kantor dan sebagainya itu adalah Kasi Trantib,” ungkapnya.

    Ia berharap inovasi ini dapat mengatasi keluhan dari masyarakat di masa darurat COVID-19 ini. 

    “Jadi saya harap bahwa kecamatan buka (24 jam), jangan sampai di sana tidak ada (orang), apa pun lah kalau masyarakat ada keluhan itu dilakukan (penanganan), " katanya.

    (Editor: Fauziah)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus