Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Vaksinasi Menjadi Syarat Warga Menerima Bantuan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42832.jpg

    Kab. Majalengka --- Bupati Karna Sobahi akan menerapkan kebijakan vaksinasi COVID-19 sebagai salah satu syarat administrasi untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

    "Masih adanya penolakan warga terkait program vaksinasi dengan berbagai alasan, Pemdakab Majalengka berencana akan menjadikan sertifikat vaksinasi COVID-19 menjadi syarat diterimanya bantuan," ujar Bupati Majalengka dalam pesan singkat, Kamis (24/6/2021).

    Menurut Bupati, program vaksinasi  menjadi salah satu ikhtiar untuk memutus mata rantai COVID-19 di Kabupaten Majalengka. Maka dari itu pihaknya akan terus mengajak warga Majalengka untuk ikut program vaksinasi.

    "Upaya yang kami lakukan dalam mempercepat vaksinasi di Majalengka melalui pendekatan persuasif dan partisipatif. Tapi jika terjadi keengganan dan penolakan, dalam waktu dekat Pemkab Majalengka akan mengeluarkan intruksi bupati menindaklanjuti perpres Nomor 14 tahun 2021," katanya.

    Dalam Perpres 14 tahun 2021 ini di dalamnya mengatur terkait bukti vaksinasi menjadi syarat menerima bantuan sosial dari pemerintah dalam mengurus administrasi. 

    "Perpres 14 tahun 2021 intinya akan mempersyaratkan setiap bantuan apapun dari APBN, APBD Provinsi dan APBD seperti Bansos, hibah dan sebagainya. Atau pelayanan Adminduk, perijinan, keterangan  bantuan perorangan dan kelompok dengan membawra sertifikat vaksinasi," tegasnya.

    Selain program vaksinasi, lanjut Karna , penerapan protokol kesehatan merupakan salah satu langkah dalam memulihkan kesehatan masyarakat, yang berdampak juga pada pemulihan sektor ekonomi .

    "Penerapan protokol kesehatan merupakan elemen yang penting selama pandemi COVID-19 berlangsung. Prokes harus tetap diterapkan kendati program vaksinasi sudah berjalan seperti saat ini," ujar Bupati. 

    Bupati berpendapat jika masyarakat ingin keluar dari pandemi COVID-19 harus mengutamakan proteksi diri, hal itu yang mendasari kekebalan kelompok atau herd immunity menjadi tujuan dari program vaksinasi. 

    "Sedangkan pelaksanaan protokol kesehatan  guna melindungi diri dan orang-orang yang belum mendapatkan vaksin," tambahnya.

    Bupati berpesan kepada masyarakat agar tidak menyia-nyiakan kesempatan vaksinasi. Masyaralat harus memanfaatkan program vaksinasi, jangan sampai ditunda dan ragu dengan berita-berita yang belum pasti kebenarannya.

    (Editor: Fauziah)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus