Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Bakal Tegur Industri Tak Laporkan Kasus COVID-19

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42835.jpg

    Kab. Purwakarta - Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil meminta kepada pelaku industri di Jawa Barat untuk melaporkan jika terdapat kasus COVID-19 di lingkungannya. 

    "Saya mengimbau, saya akan mengirim surat teguran kepada beberapa industri yang beberapa tidak melaporkan, kepada Satgas COVID-19 di daerahnya," kata Gubernur, usai meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih, Kabupaten Purwakarta, Kamis (24/06/2021).

    Menurut Gubernur, ada empat urutan sanksi yang akan diberikan kepada industri yang tidak melaporkan. Pertama adalah berupa teguran lisan, kemudian naik ke teguran tertulis, lalu denda, bahkan bisa hingga diproses secara hukum. 

    "Tindakan tegas tersebut bertujuan untuk mengingatkan para pelaku industri yang enggan melaporkan kasus COVID-19. "Gara-gara industri tidak melaporkan terjadilah perpindahan kasus dari industri ke rumah tangga, yang disebut klaster rumah tangga," ucapnya. 

    Gubernur juga meminta kepada Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk memberikan informasi kepada pelaku industri mengenai pelaporan kasus Covid-19. Sehingga tidak ada lagi alasan bagi pelaku industri untuk tidak melaporkan kasus COVID-19 di lingkungannya.

    "Maka saya mengimbau kepada industri yang ada kasus mohon melaporkan ke Satgas masing-masing. Kalau dianggap tidak jelas alurnya, saya titip Ibu Bupati pasang baliho alur bagaimana melaporkan dari industri jadi, tidak ada alasan," tuturnya. 

    Gubernur menegaskan, dirinya telah memerintahkan kepada jajaran kepolisian untuk segera mengambil tindakan tegas kalau masih ada industri yang tidak melaporkan. 

    "Saya perintahkan Pak Kapolres untuk segera mengambil tindakan tegas kalau masih ada industri yang tidak melaporkan. COVID-19 itu bukan aib. Dengan transparansi, kita bisa menyelesaikan dengan baik sama-sama," imbuhnya. (Parno/ Humas Jabar)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus