Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Membayar SWDKLLJ Otomatis Menjadi Penerima Premi Asuransi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42869.jpg

    Kab. Subang --- Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayar pemilik kendaraan bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) setiap tahunnya di Kantor Samsat memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi pengguna jalan khususnya pengguna kendaraan bermotor. 

    Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Subang (Samsat Subang) Lovita Adriana menyatakan fungsi utama SWDKLLJ adalah sebagai jaminan atau asuransi untuk pengendara yang mengalami kecelakaan lalu lintas melalui dua program asuransi sosial dari PT Jasa Raharja. 

    “Dengan membayarkan biaya SWDKLLJ, maka setiap pemilik kendaraan akan secara otomatis tercatat sebagai penerima premi asuransi manakala mengalami kecelakaan lalu lintas. Adapun biaya SWDKLLJ adalah Rp 35 ribu untuk kendaran roda 2 dan 3, sedangkan Rp 143 ribu untuk kendaraan roda 4 pribadi. Dengan manfaatnya yang terbilang penting itu, maka para pemilik kendaraan sebaiknya jangan sampai terlambat dalam melakukan pembayaran SWDKLLJ, “ tutur Lovita di Samsat Subang (28/6/2021).

    Menurut Kepala Perwakilan Jasa Raharja untuk Purwakarta dan Subang Anung Sigit Priyono, seseorang berhak mendapatkan santunan SWDKLLJ apabila terjadi kecelakaan lalu lintas karena tertabrak, maka yang tertabrak akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. 

    “Dengan membayar SWDKLLJ, pemilik kendaraan telah mengalihkan kerugian yang di timbulkan pihak ketiga kepada Jasa Raharja (tidak termasuk kerugian harta benda), sederhananya adalah apabila terjadi kecelakaan karena ditabrak maka akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja,“ ujar Anung.

    Adapun besaran Tarif SWDKLLJ yang harus dibayarkan setiap tahunnya bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kantor Samsat setiap tahunnya berbeda-beda, tergantung dari golongan kendaraannya. 

    “Oleh karena itu jika mengetahui atau mengalami kecelakaan lalu lintas, cukup laporkan kepada pihak kepolisian selanjutnya kami yang bekerja. Santunan ahli waris dari korban yang meninggal dunia sebesar Rp 50 juta, santunan diberikan juga untuk korban yang cacat tetap, dan santunan bagi korban yang memerlukan perawatan, “ kata Anung. 

    Hanya saja, ternyata tidak semua jenis kecelakaan lalu lintas bisa mendapatkan santunan dari Jasa Raharja, lanjut Anung,  pemberian santunan kecelakaan hanya bisa diberikan manakala kecelakaan tersebut melibatkan lebih dari satu pihak.

    "Bila kecelakaan tunggal kami tolak, tapi kalau tabrakan dua buah kendaraan kami jamin, asal ada laporan kepolisian tadi bukti dasar kami lapotran di kepolisian," ujar Anung.

    Selanjutnya Anung menuturkan Jasa Raharja Perwakilan Purwakarta Subang, dari bulan Januari s/d Mei 2021 total SWDKLLJ yang diterima sebesar 10,535M dan telah disalurkan sebesar Rp. 10.520 M atau hampir 100%. 
     

    Editor : Fauziah Ismi

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus