Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Do'a Bersama Lintas Agama, Perkuat Mental Hadapi Pandemi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42935.jpg

    KOTA BANDUNG --- Kantor Kementerian Agama Kota Bandung memberikan apresiasi kegiatan do'a bersama lintas agama yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Kota Bandung sebagai salah satu upaya untuk menangani pandemi Covid-19.

    Kepala Kantor Kemenag Kota Bandung Tedi Ahmad Junaedi mengatakan, visi Kota Bandung agamis mencerminkan bahwa internalisasi dan transformasi nilai-nilai agama dapat dilakukan oleh pemerintah pada wilayah publik. Sehingga, mental spiritual semakin kokoh sebagai landasan dalam membangun peradaban.

    "Pada hari yang mulia ini kita berkumpul dalam satu majelis doa untuk memperkuat berbagai usaha yang telah dan akan terus dilakukan (menghadapi pandemi Covid-19). Meski masing-masing kita berpisah tempat namun hati dan batin kita berada dalam majelis yang satu, majelis yang akan mengantarkan kepada kita untuk semakin kuat dan tegar dalam menghadapi musibah ini," katanya.

    Sementara itu,  Wakil Ketua MUI Kota Bandung KH Maftuh Khalil mengatakan, doa dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun, kecuali pada tempat-tempat tertentu yang kotor seperti kamar mandi atau toilet.

    "Tapi ketika masuk dan keluar dari kamar mandi diharuskan berdoa. Jadi Islam itu sangat mementingkan doa sampai Rasul bersabda bahwa doa itu senjata yang paling ampuh bagi seorang mukmin, bagi orang orang beriman," imbuhnya.

    Menurut Maftuh, doa bersama secara virtual ini tidak menjadi masalah, di mana pun, kapan pun dan orang mengamini apalagi sampai mendengar doa yang dibacakan tinggal mengamini, itu sah-sah saja.

    "Memang kondisi seperti sekarang ini alangkah baiknya begitu," ujar Maftuh, dalam acara do'a bersama lintas agama secara virtual, Jumat (02/07/2021). 

    (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus