Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PPKM Darurat Dinilai Efektif Tekan Penyebaran COVID-19

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43058.jpg

    Kab. Purwakarta --- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengungkapkan setelah sepekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, selain mobilitas warga berkurang, penurunan juga terjadi pada angka penyebaran COVID-19 di wilayahnya.

    "Allhamdulilah, selama sepekan sudah melakukan PPKM Darurat ini terbukti dengan menurunnya angka terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Purwakarta," katanya, Minggu (11/7/2021).

    Menurut Ambu Anne -sapaan Anne Ratna Mustika-, untuk kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Purwakarta menurun. Bukan hanya itu, masyarakat juga sepenuhnya sudah mengerti dengan situasi yang saat ini sedang dijalani.

    "Untuk saat ini, pelaksanaan PPKM Darurat efektif menekan mobilitas masyarakat juga terkoreksi untuk sekarang indeksnya sudah mulai naik, jadi turunnya besar," katanya.

    Ambu Anne mengingatkan agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) karena dapat menjadi acuan untuk menurunkan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Purwakarta.

    "Untuk masyarakat tetap prokesnya dijalankan agar penerapan PPKM Darurat ini berjalan lancar sesuai apa yang diinginkan," katanya.

    Ambu Anne juga akan bertindak tegas apabila tempat nongkrong seperti cafe yang masih membandel di masa PPKM Darurat dengan mencabut izin usaha dari tempat nongkrong tersebut.

    "Kita tindak dengan pengadilan sesuai dengan peraturan yang ada perda Nomor 5 2020 Provinsi Jawa Barat itu ada sanksi lah melalui sidang di tempat tipiring," katanya.

    Bila tempat nongkrong cafe  masih membandel, lanjutnya, izinnya akan di cabut. Itu merupakan tindakan yang harus di jalani guna dapat meminimalisir dari penyebaran COVID-19.

    "Kalau masih membandel kita bisa langsung izin cabut dari usahanya," katanya.

    Namun, sampai saat ini masih belum didapati laporan ada tempat nongkrong seperti cafe yang melanggar melebihi jam buka di masa PPKM Darurat ini.

    "Selama ini masih kooperatif. Sampai saat ini sudah mengerti jadi untuk tempat usaha esensial sudah tutup sesuai waktu yang sudah di terapkan di masa PPKM Darurat ini," imbuhnya.

    Selama PPKM Darurat ini, segala tempat usaha dibatasi jam operasionalnya sampai dengan pukul 20.00 WIB. Ini terpaksa dilakukan agar mobilitas dari masyarakat menurun, sehingga kasus terkonfirmasi positif COVID-19 khususnya di Kabupaten Purwakarta dapat teratasi.

     

    (Editor: Raehan Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus