Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Netty Lakukan Video Conference Kota Layak Anak

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/video_conference.jpg

     

    Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)  Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menyatakan pada tahun 2012 ini rencananya akan ada pencanangan 8 kota atau kabupaten layak anak di Jawa Barat yang meliputi Kota Banjar, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan dan kabupaten Indramayu. Program itu merupakan wujud amanat dari konvensi dunia yang menuntut hadirnya kawasan baik itu kota maupun kabupaten layak anak. Demikian juga dengan sudah adanya undang-undang yang menjamin perlindungan anak, baik pemenuhan hak maupun menjauhkan anak dari tindak kekerasan. Karena penting bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik untuk mampu meraih masa depan yang gemilang.
     
    "Kita sedang menitipkan masa depan pada anak-anak. Untuk itu sudah sangat  penting bagi kita - para orang tua, untuk memberikan perlindungan maksimal bagi anak-anak kita," papar Netty. "Kota layak anak ini harus menunjang pemenuhan hak anak  dengan terjaminnya fasilitas pendidikan dan kesehatan anak, fasilitas pengasuhan,  serta fasilitas perlindungan anak-anak,” ujar Netty yang memaparkan Kota Layak Anak kepada hadirin di 4 Kantor Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (BKPPW) Bogor, Purwakarta, Cirebon dan Garut,  melalui teknologi video conference di Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Tamansari Bandung, Rabu (18/4) siang.
     
    Lebih lanjut Netty mengatakan dewasa ini kita senantiasa dibenturkan dengan berbagai realita banyaknya kasus kekerasan pada anak-anak. Padahal Negara ini sudah  memiliki Undang-Undang yang menjamin perlindungan anak, yaitu segala hal yang dapat memenuhi hak dan menjauhkan anak dari kekerasaan. Bahkan menurut kesepakatan dunia internasional berupa konvensi menuntut hadirnya kawasan layak anak. "Tentu harus melalui sinergitas yang mencakup berbagai aspek, yakni;  pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan," ujarnya. Untuk itu Netty menyebutkan komitmen pengasuhan dan pemenuhan hak anak sudah harus dicanangkan sejak dini sebelum memutuskan punya anak. Dan orangtua adalah pihak yang menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan.
     
    Menurut Netty ketika anak mulai tumbuh kembang secara baik, dia bisa memberikan inspirasi pada orang lain. Di sisi lain, anak-anak bisa menjadi “perhiasan” sekaligus menjadi ujian. "Kita sebagai orang tua yang berkomitmen untuk mengasuh anak-anak menjadi pribadi yang unggul, berpendidikan, dan berkarakter," tuturnya. Tentunya semua itu membutuhkan kesiapan infra dan suprastruktur yang memadai, seperti; peraturan, kelembagaan, dan sebagainya.  Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan  berbagai Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemprov Jabar, Kepala Diskominfo Jabar, Kepala BPPKB, sejumlah wakil LSM, jajaran TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan unsur P2TP2A.
    .
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus