Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ridwan Kamil Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Lintas Agama

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43257.jpg

    KOTA BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berbagai lintas agama yang berlangaung di Universitas Muhammadiyah, Kota Bandung, pada Senin (26/7/2021). 

    Menurut Ridwan Kamil, dukungan dari berbagai pihak amat penting untuk mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19, karena fasilitas yang dimiliki Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, baik puskesmas maupun rumah sakit, hanya dapat menampung 60 persen. 

    “Berarti 40 persennya harus dibantu oleh institusi siapapun, baik itu organisasi keagamaan hingga profesi maupun supporter bola. Saya mengapresiasi sebuah upaya yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Bandung melakukan vaksinasi massal sekitar 3.000 penerima,” ucapnya. 

    Menurut Ridwan Kamil,  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat intens mempercepat vaksinasi Covid-19. Selain menyiapkan mobil vaksinasi keliling pihaknya juga meminta sekolah dan pesantren untuk dijadikan sentra vaksinasi Covid-19. 

    “Termasuk yang kita siapkan mobil vaksinasi keliling dan sekolah juga pesantren yang memadai wilayahnya untuk dijadikan sentra vaksinasi maupun vaksinasi massal,” katanya. 

    Ridwan Kamil berharap jika vaksinasi Covid-19 dipercepat dan berjalan optimal, kekebalan kelompok atau herd immunity dapat cepat tercapai. Dengan begitu, diharapkan tingkat kematian akibat Covid-19 bisa terus ditekan. Sehingga diakhir tahun tingkat vaksinasi naik, dan tingkat kematian menurun, karena ada dukungan 60 persen fasilitas Pemda dan 40 persen dukungan dari masyarakat

    “Atas nama pribadi dan pemerintah saya ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan bisa terus dilakukan sampai seluruh warga Jabar memenuhi kekebalan kelompok. Terima kasih juga Dinas Kesehatan Kota Bandung, pihak kecamatan, dan puskesmas yang terus melakukan penyisiran,” tambahnya. (Parno/ Humas Jabar)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus