Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Sukabumi Sediakan Isolasi Terpusat, Indah dan Nyaman

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43286.jpg

    Kab. Sukabumi --- Bupati Sukabumi  Marwan Hamami meninjau lokasi isolasi terpusat COVID-19 di Pondok Saung Geulis, Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat.

    Bupati melihat langsung aktivitas ditempat tersebut serta berbincang dengan pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi, Selasa (27/7/2021).

    Marwan mengatakan, tempat isolasi terpusat yang disediakan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Sukabumi cukup ideal. Setiap ruangnya sangat nyaman dan asri. Apalagi,  areanya sejuk dan dikelilingi berbagai tanaman.

    "Tempat isolasi ini sangat ideal. Ini dilakukan untuk percepatan proses penyembuhan masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19," ujarnya.

    Menurut Marwan, tempat isolasi terpusat ini diperuntukan bagi semua pihak. Sehingga, masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19 dapat memanfaatkan fasilitas ini. 

    "ASN, tenaga kesehatan, dan masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk isolasi. Apalagi, jika isolasi mandiri di rumah tidak memungkinkan," ucapnya. 

    Tempat isolasi terpusat ini tidak akan menyebarkan virus ke lingkungan sekitar. Sebab, seluruh area disteril setiap hari.

    Selain itu, Marwan berharap tidak ada lonjakan COVID-19 lagi di Kabupaten Sukabumi. Termasuk lonjakan keterisian tempat tidur di rumah sakit.

    "Saya berharap tidak ada lonjakan. Sehingga tren COVID-19 terus menurun," terangnya.

    Mengenai obat dan oksigen, di Kabupaten Sukabumi masih tersedia meskipun tidak terlalu banyak. 

    "Kita bersyukur obat masih tersedia dan oksigen tidak sampai hilang, khususnya di rumah sakit. Tabung oksigen dari Pemdaprov, kita prioritaskan ke Puskesmas. Termasuk bantuan obat dari Kodim," bebernya.

    Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Sukabumi  Rika Mutiara menambahkan, tempat isolasi terpusat sudah terisi 50 persen dari total ruangan. 

    Mereka yang menempati mulai dari ASN, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum. 

    "Dari 40 ruang isolasi, sudah  terisi 50 persen. Sehingga masih tersisa 20 ruang isolasi," terangnya.

    Menurutnya, tempat isolasi terpusat ini merupakan misi kemanusian. Terutama dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. 

    "Ini misi kemanusian. Jadi selama masih ada ruang, warga luar namun bekerja di Kabupaten Sukabumi bisa isolasi di sini. Bahkan, sekarang kita ada yang masuk warga Cianjur yang bekerja di Kabupaten Sukabumi," terangnya.

    Bahkan sejak ada tempat isolasi terpusat ini, sudah lima orang yang sudah dinyatakan sehat. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan dan masyarakat umum.

    "Dua tenaga kesehatan dan tiga masyarakat  sudah dinyatakan sembuh," ungkap Marwan.

    Editor : Fauziah Ismi Desiana

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus