Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dalam Situasi Pandemi, Majalengka Meraih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43310.jpg

    Kab.Majalengka—-Bupati Majalengka Karna Sobahi di dampingi Kepala DP3AKB, Kepala Bapedalitbang dan Staf Ahli Bupati menghadiri undangan secara virtual  dalam rangka Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2021 bertempat di Gedung Yudha Karya Abdi Negara Kamis (29/7/2021).

    Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) ini adalah Penganugerahan Kabupaten /Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021 sebagai wujud pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di daerah selama masa pandemi COVID-19. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual,  Kamis (29/07/2021) yang di ikuti kabupaten/kota se-Indonesia.

    Bupati mengatakan penghargaan ini diberikan kepada kota/kabupaten yang telah menyelenggarakan kebijakan, program, dan kegiatan dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, melalui apresiasi Kabupaten/Kota Layak Anak. 

    “KLA adalah kabupaten/kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan sesuai dengan Prepres No. 25 Tahun 2021,” ucapnya.

    Lebih lanjut Bupati menjelaskan perlindungan anak didefinisikan sebagai segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. 

    " Alhamdulillah pada kesempatan ini Kabupaten Majalengka mendapatkan Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak Peringkat Pratama dari Kementerian PPPA RI. Semoga prestasi yang kita raih ini menjadi motivasi meningkatkan semangat dalam melaksanakan program pemerintah khususnya dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak untuk menuju Indonesia Layak Anak 2030,"  tuturnya. 

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka Nasrudin menjelaskan hal yang dilakukan oleh Dinas dalam mewujudkan Kebutuhan Layak Anak yaitu membentuk gugus tugas KLA, pembentukan dan pembinaan gerakan masyarakat peduli terhadap anak/Gempita, melakukan pembinaan sekolah dan pesantren ramah anak yang bekerjasama dengan dinas pendidikan dan kemenag serta terbentuknya Perda nomor 2 tahun 2021 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

    Dalam melindungi anak, lanjutnya, juga telah membentuk relawan dilingkup dinas seperti Gempita,  Kader Motekar, Forum Anak Remaja Majalengka,penyuluh KB, TPD yang tersebar di setiap kecamatan serta kerjasama dengan Lembaga Perlindungan Anak Majalengka.

    "Tim relawan itu nantinya akan mengedukasi masyarakat dan mengadvokasi bilamana terdapat hal - hal yang berhubungan dengan anak, baik kekerasan atau perlindungan anak. Kita punya Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (Rindu), "imbuhnya.

    (Editor: Raehan Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus