Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub Tinjau Vaksinasi di Miftahul Ulum

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43674.jpg

    KAB PURWAKARTA- Program vaksinasi bagi santri di pondok pesantren dalam upaya untuk terbentuknya herd immunity terus berlanjut, guna memenuhi target 3 juta santri mendapatkan vaksinasi. Kali ini vaksinasi menyasar Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa/Kecamatan  Darangdan, Kabupaten Purwakarta. 

    Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, vaksinasi pada kalangan satri sangat penting. Dari jumlah total 18.000 pesantren di Indonesia, 12.000  diantaranya berada di Jawa Barat dengan jumlah santri sekitar 4 juta dan yang masuk usia bisa divaksin sekitar 3 juta orang. 

    "Santri kan relatif usianya pada muda. Oleh karena itu hari ini dengan divaksin In Syaa Allah para santri sesuai tujuan untuk memutus mata rantai Covid-19 di Jawa Barat," ujar Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau vaksinasi santri di Pesantrean Miftahul Ulum, Rabu (25/08/2021). 

    Wagub mengatakan, vaksinasi santri di Jawa Barat terselenggara atas kolaborasi berbagai stakeholders yakni Kementerian Agama, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemkab/ Pemkot serta TNI/Polri. 

    "Kita sekarang sedang bergerak ke pesantren ke pesantren dibantu oleh kepolisian, dibantu oleh tentara. Tetapi juga ini bekerja sama dengan para kepala daerah yang ada di kabupaten kota," ucapnya. 

    Hingga akhir Desember 2021 Jawa Barat ditargetkan memvaksin 80 persen penduduk dari total sekitar 50 juta jiwa. Dengan menyasar kelompok – kelompok spesifik, diharapkan percepatan dalam dilakukan dan target tercapai sehingga kekebalan komunal herd immunity dapat tercapai. 

    Wagub mengimbau kepada masyarakat untuk tidak termakan isu- isu tidak benar seputar vaksin terutama yang dikemas dengan teori- teori konspirasi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan POM telah menjamin dari segi agama, keamanan, dan kesehatannya, vaksin yang masuk ke Indonesia dapat disuntikkan pada berbagai kelompok umur.     

    "Fitinjau dari segi agama, vaksin apapun bahannya, halal sepanjang untuk keselamatan hidup bersama. "Oleh karena itu saya berharap pada kepada para kiai yang ada untuk mendorong para santri untuk di vaksin," katanya.

    Wagub menyatakan, orang tua juga memilki berperan penting mendorong anaknya yang sedang mondok agar mau divaksin dan berpesan pada para santri mengingat Tri Program Pesantren. Pertama, program pesantren muttaqien yakni mencetak orang-orang yang bertaqwa. Kedua, mencetak pemimpin orang yang taqwa. Ketiga dan paling tinggi yaitu ulama yang mengamalkan ilmunya

    "Orang tua mendorong anaknya yang sedang masantren. Jangan sampai tidak mau sehingga kita tidak sukses 3 juta santri divaksin. Para santri mengingat Tri Program Pesantren," imbuhnya.

    (ita/rdi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus