Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Negara Latvia Tertarik Peluang Pasar Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/32owaIMG_84791.jpg

     

    Wagub Jabar, H. Dede Yusuf, Minggu siang (29/4) bertempat di Holiday inn , Jalan ir. H. Djuanda menerima kunjungan Tamu Menteri Luar Negeri Latvia Edgar Rinkevick beserta para pengusaha.
     
    Menurut Wagub, dalam keterangannya kepada wartawan, dalam pertemuan tersebut Negara Latvia tertarik peluang pasar di Jabar. Negara tersebut, bukan berencana menanamkan investasi, karena negara tersebut saat ini belum merupakan kelompok negara investor.
     
    Negara Latvia, justru tertarik mengembangkan berbagai produk dari negara tersebut, diantaranya obat-obatan, salep  dan kosmetik. Pertimbangan tersebut, dikarenakan Jawa Barat dianggap memiliki potensi yang besar. Oleh karena itu, negara Latvia ingin membuka hubungan bilateral dengan Indonesia khususnya Jawa Barat. Alasan berikutnya pajak yang cukup murah yakni hanya 10 % dibanding di Eropa yang mencapai 24 – 30 %.
     
    Pertemuan kali ini, papar Wagub  lebih mengarah pada pertemuan bisnis antara pengusaha Latvia dengan beberapa pengusaha di Jawa Barat. "Masih B to B (businessman to businessman. red) bukan G to G (government to government.red).
     
    Pertemuan bilateral antara Latvia dengan Indonesia yang diprakarsai oleh Dubes RI di Latvia. Sejak memisahkan diri dari Uni Soviet tahun 1991, negara seluas 64.589 km2 ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang sangat baik.
    Kendati Negara Latvia yang bergabung dengan Negara Uni Eropa pada tahun 2004, keadaan ekonomi Latvia langsung menurun drastis. Angka pengangguran meningkat dan GDP yang mencapai $15000 turun menjadi $13000. “Untuk menyelamatkan perekonomian, pemerintah Latvia mengirim menteri-mentrinya untuk mencari peluang bisnis di Asia, salah satunya di Indonesia.
     
    Negara Latvia memiliki kantor konsulat di Bandung bahkan telah bekerja sama dengan Indonesia dibidang kebudayaan, pendidikan dan perekonomian. “Dalam penjajakan awal ini mungkin nanti bisa dibicarakan lagi bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. Kalau sekarang belum ketemu karena saya juga belum ada bayangan,” kata Dede.
     
    Wagub, dalam bagian lain keterangannya menegaskan  untuk pengusaha  local tidak perlu cemas dengan produk-produk asal Latvia. “Produk mereka belum tentu laku, mungkin mereka lebih menggenjot sektor pariwisata untuk dijual.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus