Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Lantunkan Tembang, Warga pun Antusias

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DIALOG-DGN-SI-CEPOT2.jpg

    KAB. BANDUNG- Acara Gubernur Saba Lembur yang digelar di Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung terasa hangat. Meski hujan sempat mengguyur lokasi acara Wayang Golek si Cepot tersebut, tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berjumpa dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang akrab disapa Kang Aher itu. Apalagi orang nomor satu di Jawa Barat itu melantunkan tembang sunda berjudul “Bandung Lembang”. Dengan iringan musik kecapi, seolah menghipnotis warga menyimak alunan lagu hingga usai dilantunkan. Warga pun tetap antusias menyimak pagelaran wayang golek si Cepot yang dibawakan oleh Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya.
     
    Alunan gamelan seolah menyatukan ribuan masyarakat yang hadir di Acara Gubernur Saba Lembur, Sabtu (28/4) malam. Warga pun semakin merapatkan barisan hingga ke depan panggung utama, saat senandung orang nomor satu di Jawa Barat itu, mengalun hangat menyapa. Usai menembang, kemeriahan tepuk tangan penonton nyaris tak henti hingga kidung usai. Beceknya lapangan setelah diguyur hujan, tak menyurutkan niat mereka untuk menyaksikan pagelaran seni tersebut. Sebelum menembang, Heryawan membacakan penggalan Pupuh Maskumambang. Sebuah pesan moral bagi masyarakat Jawa Barat agar selalu meghormati orang tua, terutama ibu. “Lewat seni dapat memberikan banyak manfaat, diantaranya menyeru berbuat baik, khususnya kepada orangtua, terlebih kepada ibu kita,” ujarnya.
     
    Selanjutnya adalah adegan dialog antara si Cepot dengan Kang Aher terkait sejumlah program pembangunan. Menurut Kang Aher, hal pertama yang harus dilakukan sebuah bansga jika ingin maju yakni memperhatikan masalah pendidikan. Untuk itu sejumlah program pendidikan terus digulirkan. Selain Bantuan Operasional Sekolah atau BOS, Pemprov Jawa Barat juga sedang menuntaskan 18.000 ruang kelas baru (RKB). “Bahkan sejak tahun 2009, biaya pendidikan khususnya untuk SD dan SMP sudah digratiskan. Alhamdulillah, setelah kita fokuskan, pendidikan di Jawa Barat menjadi mudah, murah dan terjangkau. Bukan begitu bu, pak?," tanya Heryawan  yang dijawab dengan pekikan setuju ribuan penonton yang hadir.
     
    Selanjutnya, untuk bidang kesehatan. Heryawan menyatakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maka pada tahun 2012 ini digenjot pembangunan Puskesmas PONED. Menurutnya biaya berobat masyarakat ke puskesmas kini sudah cukup terjangkau. Apalagi subsidi dari pemerintah cukup besar, sehingga masyarakat hanya membayar Rp 5.000 saja. Dengan estimasi biaya berobat normal Rp 25.000, maka subsidi dari pemerintah sebesar Rp 20.000. Sedangkan di bidang infrastruktur, tingkat kemantapan jalan milik Provinsi mencapai 95%. Dampaknya semua aktivitas masyarakat berjalan lancar. "Kalau kita bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil, Man Jadda Wajadda, Mun Kiyeng Tangtu Pareng. Sabisa-bisa Kudu Bisa Insya Allah Pasti Bisa," pungkasnya di hadapan masyarakat yang membanjiri acara tersebut.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus