Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Garut Apresiasi Hotel dan Restoran yang Taat Bayar Pajak di Kabupaten Garut

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43887.jpg

    Kab.Garut --- Bupati Garut Rudy Gunawan memberikan apresiasi kepada hotel dan restoran di Kabupaten Garut yang telah membayar pajak sesuai dengan ketentuan. Hal itu disampaikannya pada saat apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (13/9/2021). 

    Bupati Garut mengapresiasi beberapa hotel di Kabupaten Garut yaitu Hotel Santika, Hotel Cahaya Villa, dan Hotel Harmoni yang telah memberikan pajak sesuai ketentuan.

    “Tentu kita hebat, hebat yang 100 persen sesuai dengan jumlah yang disetorkan oleh tamu. Yang pertama adalah Hotel Santika, memberikan lebih dari dua miliar per tahun kepada Pemda Garut, dari restoran dan dari hotelnya karena sistemnya sudah benar. Juga Hotel Cahaya Villa dan  Hotel Harmoni (banyak) diminati, bersih dan professional, bayarnya juga amanah sesuai dengan ketentuan,” ucapnya.

    Rudy juga memberikan apresiasi kepada restoran KFC (Kentucky Fried Chicken) Cabang Garut yang telah memberikan pajak sebesar 900 juta per tahun dan Rumah Makan Cibiuk yang telah membayar pajak sebesar 800 juta per tahun kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.

    Ia berharap, para pengelola hotel dan restoran bisa membayar pajak sesuai ketentuan yang sudah diberikan agar pembangunan di Kabupaten Garut bisa berjalan dengan lebih baik lagi. 

    “Tentu sekali lagi kita bersemangat supaya pendapatan asli daerah kita ada, kalau kita dapat 100 miliar dari pajak ini, maka kita bisa membangun lebih leluasa kembali,” ungkapnya.

    Di sisi lain, Bupati Garut mengungkapkan berdasarkan kajian dari Fakultas Ekonomi Universitas Garut, PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kabupaten Garut tidak sebanding dengan pendapatan asli daerah.

    “PDRB kita dari jasa itu hampir 7 triliun rupiah, kalau memang dari situ misalnya 700 miliar, (dari) 10 persennya saja berarti kita dalam rangka mendapatkan pendapatan asli daerah tentu akan (mendapatkan) lebih lagi. Dari pajak restoran minimal seharusnya kita dapatkan 100 miliar rupiah, tapi sekarang kita hanya mendapatkan 20 miliar di waktu-waktu sebelum pandemi,” ucapnya.

    Rudy menuturkan, pihaknya akan melakukan proses hukum kepada restoran ataupun hotel yang tidak membayar sesuai ketentuan dari pemerintah daerah.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman, Sekda Nurdin Yana, dan para asisten sekda.

    (Editor: Raehan Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus