Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kwarran Bungbulang Bekerja Sama dengan Perhutani Sediakan Sarana Edukasi Sosial dan Budi Daya Lebah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43945.jpg

    Kab. Garut --- Ketua Kwarcab Garut yang juga selaku Wakil Bupati (Wabup) Garut Kak Helmi Budiman menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kwartir Ranting (Kwarran), Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwarran Gerakan Pramuka Bungbulang Masa Bakti 2021-2024 yang dilaksanakan di Desa Bojong, Kabupaten Garut, Rabu (25/9/2021).

    Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan MoU kerjasama antara Perhutani bersama Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut terkait Buper (Bumi Perkemahan).

    Kak Helmi mengatakan, Pramuka mengajarkan banyak hal salah satunya adalah nilai kebaikan, nilai etika moral, serta nilai dalam kehidupan sehari-hari di alam terbuka. Ia menuturkan, hutan bisa dijadikan sebagai sarana untuk melakukan pembinaan terhadap pramuka.

    “Nah hutan di Garut ini milik Perhutani, makanya kita bikin MoU dengan Perhutani karena kita ingin memanfaatkan lahan-lahan perhutani untuk buper, untuk pendidikan," katanya.

    Ia berharap kerjasama ini bisa dilakukan ke tempat-tempat yang lain sehingga seluruh wilayah itu memiliki  buper.

    "Kerjasama ini meliputi tiga kecamatan: Bungbulang, Pakenjeng dan Pamulihan,” katanya 

    Menurutnya saat ini hanya Kwarran Bungbulang yang mempunyai buper. Selain digunakan sebagai sarana pendidikan, lanjut Helmi, hutan juga bisa digunakan untuk berwirausaha.

    “Pertama tempat ini digunakan untuk pendidikan, yang kedua juga karena di Pramuka juga ada pendidikan wirausaha, nah wirausaha yang cocok dikembangkan di wilayah perhutanan ini salah satunya adalah ternak lebah,” katanya

    Helmi berharap selain Buper Bugbulang, wilayah lain bisa memiliki buper yang bisa dijadikan sebagai sarana pendidikan Pramuka, termasuk di wilayah perkotaan.

    “Ya kita satukan beberapa kecamatan, Tarogong ini kan kota ya. Sebenarnya hampir di tiap perkotaan pun ada wilayah-wilayah perhutanan. Garut Kota pun kita ada ya, di daerah Karacak Valley. Kita cari di tempat-tempat yang memang bisa dijadikan sebagai buper,” katanya.

    Administratur Perum Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Garut Nugraha mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Garut khususnya Kwarran Gerakan Pramuka Bungbulang untuk menyediakan tempat sebagai sarana edukasi sosial bagi Gerakan Pramuka.

    “Memang di kehutanan ini ada skema-skema yang bisa dilakukan untuk kerjasama termasuk dengan Pramuka. Bisa kerjasama bisnis, bisa juga kalau dengan kwartir tentunya itu bukan bisnis tapi edukasi sosial. Ini sangat memungkinkan dan kita akan memproses dengan MoU yang sudah dilakukan ini, nanti kita akan memproses kerjasama dengan kwartir,” katanya.

    Senada dengan apa yang diucapkan oleh Kak Helmi, Nugraha mengatakan, selain digunakan untuk berwirausaha, ternak lebah atau budi daya lebah, juga bisa digunakan sebagai sarana pendidikan.

    “Karena ini tujuannya untuk tempat edukasi pendidikan karakter akhlak, pendidikan kebangsaan, itu yang akan kita arahkan. Adapun masalah tadi di lokasi ini bisa dibikin sebagai tempat budidaya lebah madu, itu juga tujuannya pendidikan,” imbuhnya.

    (Editor: Raehan Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus